Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tak Penuhi Standar, Stadion Krida Rembang Tetap Bisa Gelar Liga 4 Jateng, Begini Alasannya

Vachri Rinaldy Lutfipambudi • Rabu, 15 Januari 2025 | 18:51 WIB
PENGECEKAN: Tim dari Polda Jawa Tengah melakukan risk assessment terhadap Stadion Krida Rembang pada Senin (13/1).
PENGECEKAN: Tim dari Polda Jawa Tengah melakukan risk assessment terhadap Stadion Krida Rembang pada Senin (13/1).

REMBANG – Kondisi Stadion Krida Rembang dinilai belum memenuhi standar untuk pertandingan sepak bola profesional.

Salah satu kekurangan utama adalah minimnya lahan parkir.

Meski demikian, stadion ini tetap dinyatakan layak untuk menggelar pertandingan Liga 4 Jawa Tengah setelah melalui penilaian risiko oleh tim dari Polda Jateng.

Dalam risk assessment yang dilakukan pada Senin (13/1), tim menilai berbagai aspek stadion, mulai dari ruang ganti pemain, area tribun, hingga fasilitas parkir.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Zaenal Arifin menyebutkan, Stadion Krida mendapatkan skor 1,70.

Artinya, stadion masih dapat digunakan untuk pertandingan Liga 4 meski fasilitasnya jauh dari standar ideal.

“Nilainya 1,70, cukup untuk penyelenggaraan Liga 4. Tapi, untuk fasilitas stadion rata-rata mendapatkan skor 0 atau 1. Untungnya, kelengkapan administrasi cukup menunjang,” kata Zaenal, Selasa (14/1).

Ia mengakui bahwa kondisi fasilitas Stadion Krida masih jauh dari standar yang ditetapkan FIFA maupun PSSI.

Kekurangan mencolok adalah ketiadaan lahan parkir yang memadai.

“Kalau stadion kami ingin memenuhi standar FIFA atau PSSI terbaru, memang tidak layak. Utamanya karena tidak ada tempat parkir,” tambahnya.

Selain masalah parkir, tribun stadion juga menjadi perhatian.

Beberapa bagian yang rusak dan berpotensi membahayakan penonton akan ditutup untuk sementara waktu.

“Nanti kami batasi area yang tidak boleh ditempati, terutama bagian tribun yang retak atau pecah-pecah. Area tersebut akan ditandai dan dijaga,” jelasnya.

Zaenal memastikan pihaknya akan memenuhi rekomendasi dari tim penilai risiko, seperti menyediakan sarana pemadam kebakaran, layanan kesehatan, dan fasilitas lainnya untuk menunjang keamanan pertandingan.

“Semua yang disarankan tim assessment akan kami jalankan. Kami sudah menyiapkan fasilitas pendukung sejak awal, termasuk pemadam kebakaran, layanan kesehatan bekerja sama dengan rumah sakit, dan lainnya,” katanya.

PSIR Rembang dijadwalkan menjadi tuan rumah untuk beberapa pertandingan Liga 4 Jawa Tengah.

Panpel berharap pemerintah daerah dapat membantu mengatasi keterbatasan fasilitas stadion demi menunjang pelaksanaan pertandingan di masa mendatang. (vah/ali)

Editor : Abdul Rokhim
#Stadion Krida Rembang #PSIR #psir rembang #Assesment #rembang #polda jateng