Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Membeludak, Pengunjung Wisata Religi di Kota Pusaka Lasem Rembang Naik hingga Tiga Kali Lipat saat Nataru

Wisnu Aji • Jumat, 27 Desember 2024 | 16:21 WIB

 

TURUNKAN PENUMPANG: Rombongan peziarah turun dari bus untuk berziarah ke makam mbah Sambu (Sayyid Abdurrahman) kemarin.
TURUNKAN PENUMPANG: Rombongan peziarah turun dari bus untuk berziarah ke makam mbah Sambu (Sayyid Abdurrahman) kemarin.

REMBANG - Destinasi wisata religi di Kota Pusaka Lasem mengalami peningkatan signifikan.

Tidak hanya saat Sabtu-Minggu, tapi juga libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) bersamaan libur panjang anak sekolah.

Tak tanggung-tanggung peningkatannya tiga kali lipat dari hari biasanya.

Pengawas parkir sekaligus koordinator pendapatan Temok membenarkan hari rabu (25/12) kunjungan mengalami lonjakan signifikan.

Hal ini terlihat dari sejumlah armada yang masuk di kantong parkir di areal belakang masjid Jami’ Lasem.

”Ada 57 bus dalam sehari. Untuk bus medium sekitar 8, elf sekitar 14. Untuk masuk bus besar sebesar Rp 50 ribu, medium Rp 30 ribu, elf long 25 ribu, elf biasa Rp 15 ribu,” kata Temok saat ditemui Jawa Pos Radar Kudus.

Menurutnya di hari normal jumlah bus hari biasa hanya 10-15 armada. Kenaikan mulai tampak sejak bulan Desember.

“Peningkatan kunjungan terlihat sejak tanggal 14 Desember 2024. Biasanya wisatawan yang berkunjung sampai sebelum puasa,” ujarnya.

Abdul Muid, Takmir Masjid Jami’ Lasem menambahkan kunjungan wisatawan religi meningkat pesat. Mereka datang dari berbagai penjuru nusantara.

Mulai dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat hingga luar jawa.

Ziarah ke makam mbah Sambu (Sayyid Abdurrahman) dan makam 3 pendiri NU (Nahdlatul Ulama), KH. Ma’shoem Ahmad, KH Baidlowi Abdul Aziz dan KH. Cholil Masyhuri.

”Kelebihan disini ada Mbah Tejo Kusumo bupati pertama Lasem. Disini dulunya pelabuhan besar dan kaya rempah-rempah," ujarnya.

"Wisatawan datang untuk ziarah ke makam tokoh penyebaran islam Sayyid Abdurrahman atau Mbah Sambu. Dari Mbah Sambu menurunkan pendiri NU. Makanya semacam sentra,” imbuhnya. (noe/ali)

Editor : Ali Mustofa
#Masjid Lasem #wisata religi #libur natal #nataru #nahdlatul ulama #wisatawan