Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Libur Panjang, Pengunjung Wisata di Rembang Tak Alami Kenaikan Signifikan, Ini Masalahnya

Vachri Rinaldy Lutfipambudi • Jumat, 27 Desember 2024 | 00:10 WIB
WISATA: Sejumlah pengunjung saat berwisata di Pantai Karangjahe Rembang baru-baru ini.
WISATA: Sejumlah pengunjung saat berwisata di Pantai Karangjahe Rembang baru-baru ini.

REMBANG – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang biasanya mendongkrak jumlah wisatawan di berbagai destinasi wisata, kali ini tidak memberikan dampak signifikan.

Cuaca yang kurang bersahabat menjadi penyebab utama landainya kunjungan wisata, terutama di destinasi wisata pantai di wilayah Rembang.

Salah satu lokasi yang terdampak adalah Pantai Karangjahe di Desa Punjulharjo, Rembang.

Menurut Taufiqurrahmah, salah satu pengelola Pantai Karangjahe, jumlah kunjungan tahun ini jauh di bawah libur Nataru tahun lalu.

Terbaru,  hingga Rabu (25/12), tercatat 5.821 pengunjung.

Sementara, hingga Kamis (26/12) siang, jumlah pengunjung masih dihitung.

“Kalau dibandingkan Nataru tahun lalu, memang lebih sedikit. Tahun lalu akses masuk macet, area parkir penuh sampai harus menggunakan kantong parkir tambahan di luar kawasan wisata. Sekarang, meskipun ada pengunjung yang parkir di luar, kondisinya lebih lancar,” ungkap Taufiqurrahmah.

Meski demikian, jika dibandingkan dengan hari-hari biasa, jumlah pengunjung selama libur Nataru ini tetap menunjukkan lonjakan.

Pada hari biasa, pengunjung hanya berkisar antara 650 hingga 1.784 orang, sedangkan saat libur Nataru jumlahnya meningkat hingga ribuan.

“Tapi, karena musim hujan, rata-rata pengunjung turun. Yang biasanya seribu orang, kadang hanya 650,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, pihak pengelola Pantai Karangjahe telah menyiapkan tiga kantong parkir tambahan di luar kawasan wisata.

“Kami juga bekerja sama dengan warga sekitar untuk menyediakan area parkir alternatif,” tambahnya.

Hal serupa juga terjadi di Pantai Pasir Putih Wates, Kaliori.

Menurut Jovid, salah satu pengelola, jumlah kunjungan selama libur Nataru hampir sama seperti akhir pekan biasa.

“Kemarin (25/12), jumlah pengunjung tercatat 3.788 orang. Belum ada lonjakan yang signifikan,” katanya.

Pantai Pasir Putih juga merupakan titik keberangkatan menuju Pulau Gede. Namun, karena ombak yang tidak bersahabat, penyebrangan sementara ditunda. “Ombaknya terlalu tinggi. Memang jarang ada yang menyebrang ke Pulau Gede dalam satu bulan terakhir,” jelas Jovid.

Kondisi cuaca yang tidak menentu ini menjadi tantangan besar bagi sektor pariwisata pantai di Rembang, terutama saat libur panjang yang biasanya menjadi momen mendulang wisatawan.

Para pengelola berharap cuaca segera membaik agar aktivitas wisata bisa kembali normal.

 

Editor : Abdul Rokhim
#wisata rembang #wisata #rembang #pantai wates #Pantai karangjahe