Hari Terakhir Mbah Bejo, Ini Lokasi Penyembelihan Sapi Presiden

JEKULO – Sapi kurban Presiden RI untuk Kabupaten Kudus bernama Mbah Bejo dipastikan dalam kondisi sehat dan siap disembelih pada Iduladha 1447 Hijriah.
Sapi berbobot hampir satu ton itu rencananya diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris usai Salat Iduladha, Rabu (27/5), di Masjid Al Fajr, Desa Karangampel, Kecamatan Kaliwungu.
Menjelang hari penyembelihan, Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi sapi jenis simmental tersebut di kandang peternaknya di Kecamatan Jekulo, Selasa (26/5).
Saat diperiksa, Mbah Bejo tampak masih lahap makan dan aktif bergerak.
Kepala Bidang Peternakan Dispertan Kudus, Arin Nikmah mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk memastikan sapi kurban presiden dalam kondisi prima dan layak disembelih.
“Hari ini kami melakukan pengecekan langsung kondisi sapi kurban presiden. Pertama sudah dipastikan sehat, kemudian yang kedua hari ini ada penambahan bobot. Diperkirakan hari ini bisa mencapai satu ton, sebelumnya di akhir penimbangan di angka 980 kilogram,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebelum dipilih menjadi sapi kurban presiden, Dispertan Kudus terlebih dahulu melakukan pendataan terhadap sejumlah peternak lokal yang memiliki sapi berbobot besar.
Dari hasil seleksi awal, terdapat tiga sapi kandidat yang kemudian diajukan kepada Kesekretariatan Presiden untuk dipilih secara langsung.
“Kami dari Dispertan hanya memfasilitasi via zoom untuk peternak dengan pihak Kesekretariatan Presiden,” katanya.
Menurut Arin, proses penentuan sapi sepenuhnya dilakukan pemerintah pusat tanpa campur tangan pihak lain.



