Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Dramatis! Lima Remaja Tersesat di Gunung Argopuro Lasem Rembang, Evakuasi Butuh 2,5 Jam

Abdul Rokhim • Sabtu, 21 Desember 2024 | 17:29 WIB
EVAKUSASI: Lima remaja asal Kecamatan Kragan tersesat saat mendaki menuju Puncak Argopuro, Lasem, Jumat (20/12) malam.
EVAKUSASI: Lima remaja asal Kecamatan Kragan tersesat saat mendaki menuju Puncak Argopuro, Lasem, Jumat (20/12) malam.

REMBANG – Lima remaja asal Kecamatan Kragan mengalami insiden tersesat saat mendaki menuju Puncak Argopuro, Lasem, Jumat (20/12) malam.

Proses evakuasi oleh Tim SAR Rembang berlangsung selama 2,5 jam sebelum akhirnya kelimanya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

Berdasarkan informasi dari Tim SAR, kelima remaja tersebut berinisial S (17), I (16), V (16), F (16), dan A (16).

Mereka berasal dari dua desa berbeda di Kecamatan Kragan. Pendakian dimulai dari Desa Ngeroto, Pancur, pada pukul 18.00 WIB.

Setelah mendaki selama empat jam, tepatnya sekitar pukul 22.30 WIB, para remaja merasa kelelahan dan kehilangan arah.

Minimnya persiapan serta kurangnya pengetahuan medan membuat mereka memutuskan meminta bantuan melalui panggilan darurat.

Tim SAR Rembang yang menerima laporan langsung bersiap menuju lokasi pada Jumat malam.

Operasi pencarian dimulai Sabtu dini hari pukul 00.10 WIB, dengan tim dibagi menjadi dua kelompok.

“Tim 1 bergerak menuju Pos 3, sedangkan Tim 2 melakukan pencarian ke arah utara melalui jalur bawah,” jelas Komandan Tim SAR, Teguh Mursyid.

Pada pukul 01.30 WIB, Tim 2 berhasil menemukan kelima remaja di ketinggian sekitar 400 meter di atas permukaan laut (mdpl). Setelah bergabung dengan Tim 1, mereka dievakuasi ke titik awal pada pukul 02.20 WIB.

“Evakuasi selesai pukul 03.00 WIB, dan para survivor langsung dipulangkan ke rumah masing-masing,” tambah Teguh.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat, terutama pendaki pemula, untuk lebih mempersiapkan diri sebelum mendaki gunung.

Teguh mengimbau pendaki agar memperhatikan kondisi fisik, membawa perlengkapan yang memadai, serta mempelajari jalur pendakian.

“Pendakian malam hari tanpa persiapan yang matang sangat berisiko, terlebih saat musim hujan yang sering membuat jalur licin dan sulit dilalui,” tegas Teguh.

Gunung Argopuro yang merupakan bagian dari Pegunungan Lasem sering menjadi tujuan pendakian remaja.

Namun, medan yang terjal dan minimnya pencahayaan di malam hari memerlukan kewaspadaan ekstra.

Dengan selesainya operasi evakuasi ini, Tim SAR Rembang kembali menekankan pentingnya keamanan dan tanggung jawab dalam mendaki untuk menghindari insiden serupa di masa mendatang. (Khim)

Editor : Abdul Rokhim
#tim sar #Pendaki tersesat #rembang #evakuasi #Pendaki Argopuro lasem #kronologi