Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Jangan Main-main! Petani di Rembang Penerima Alsintan Disumpah Bupati

Wisnu Aji • Jumat, 20 Desember 2024 | 22:29 WIB
TANAM PERDANA: Bupati Rembang Abdul Hafidz mencoba mesin penanam padi bersama Dandim 0720 Letkol Inf Yudhi Yahya dan Wakapolres Rembang, Kompol M. Fadhlan saat tanam padi perdana di Desa Weton.
TANAM PERDANA: Bupati Rembang Abdul Hafidz mencoba mesin penanam padi bersama Dandim 0720 Letkol Inf Yudhi Yahya dan Wakapolres Rembang, Kompol M. Fadhlan saat tanam padi perdana di Desa Weton.

 

REMBANG – Bupati Rembang, Abdul Hafidz menyerahkan secara simbolis alat pertanian (alsintan) kepada perwakilan kelompok tani, Rabu (18/12).

Sebelum alsintan di bawa pulang, mereka disumpah Hafidz agar tidak memonopoli alat dan berjanji tidak melakukan pungutan saat pengambilan alat.

”Sumpah tidak mengeluarkan uang?,” tanya Hafidz kepada para petani penerima bantuan.

“Siap tidak ada pungutan,” jawab para petani serempak.

Di hadapan Dandim, Wakapolres, dan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Agus Iwan Haswanto.

Hafidz menyebutkan jika bantuan berasal dari pemerintah sehingga tanpa ada pungutan satu rupiah pun.

“Jangan sampai disalahgunakan. Jangan sampai ada monopoli pemanfaatan. Karena ini untuk kelompok, bukan untuk ketua kelompok,” imbuhnya.

Hafidz menyebutkan jika pemerintah telah menyalurkan 300-an alat pertanian untuk gelombang kedua tahun 2024.

“Jika dihitung sampai awal tahun hampir 500 alat pertanian,” terangnya.

Rinciannya combine 7 paket (APBN), corn sheller 1 unit dryer jagung 1 unit, perajang tembakau 45 unit, pompa air 26 unit, kendaraan roda tiga 33 unit, traktor roda dua 98 unit, cultivator 118 unit, hand sprayer 299 unit dan rotary 44 unit. 

Selain itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) selama 2024 telah melakukan pembangunan 6 unit embung, 35 paket setara 8.339 meter Jalan Usaha Tani dan pembangunan 353 meter Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani.

”Hal itu menunjukkan komitmen Pemkab Rembang dalam mendukung pertanian menuju swasembada pangan nasional yang digelorakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto,” imbuhnya.

Hafidz menambahkan selama masa pemerintahannya sejak 2021 lalu, pihaknya telah merealisasikan pembangunan 1.600 sumur bor dari program 2.000 sumur bor dan pengadaan 2.000 hand traktor telah terealisasi 1.600 hand traktor.

Kepala Dintanpan Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto menerangkan gerakan percepatan tanam padi dalam upaya mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Ini sekaligus penegasan komitmen para pihak dalam menyelaraskan langkah untuk mewujudkan swasembada pangan nasional,” imbuhnya.

Dintanpan telah melaksanakan kerjasama dengan Kodim 0720 dalam upaya mengatasi dampak elnino melalui program perluasan area tanam padi dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan serta mengurangi potensi puso/gagal panen melalui berbagai upaya seperti irigasi perpompaan, pembangunan IATD dan irigasi perpipaan.

“Kami juga bekerja sama dengan Polres Rembang dalam upaya mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi untuk keluarga,” ujarnya.

“Di setiap desa ditugaskan 1 polisi penggerak yang bekerjasama dengan penyuluh pertanian dan unsur desa untuk mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah dengan ditanami berbagai tanaman sayur dan buah,” imbuhnya. (noe/ali)

Editor : Ali Mustofa
#Abdul Hafidz #bupati #rembang #petani #pemkab #alsintan #alat pertanian