Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Gedung Baru Perpustakaan Umum Rembang Rampung, Persiapan Boyongan Koleksi Buku Dimulai

Wisnu Aji • Senin, 16 Desember 2024 | 21:24 WIB
RAMPUNG: Setelah mengalami perpanjangan pengerjaan selama 14 hari, pembangunan Gedung Perpustakaan Umum Kabupaten Rembang akhirnya selesai.
RAMPUNG: Setelah mengalami perpanjangan pengerjaan selama 14 hari, pembangunan Gedung Perpustakaan Umum Kabupaten Rembang akhirnya selesai.

REMBANG – Setelah mengalami perpanjangan pengerjaan selama 14 hari, pembangunan Gedung Perpustakaan Umum Kabupaten Rembang akhirnya selesai.

Pada Senin (16/12), tim teknis bersama konsultan pengawas dan kontraktor melakukan pengecekan final terhadap bangunan tersebut.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Rembang, Ahmad Sholchan, memastikan proyek telah rampung sesuai target.

“Alhamdulillah sudah selesai per 14 Desember. Saat ini tinggal tahap pembersihan sebelum berita acara serah terima pekerjaan dilakukan,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Setelah serah terima dilakukan, kontraktor akan menyerahkan tanggung jawab kepada Dinarpus. Pekerjaan paving halaman depan gedung dijadwalkan dimulai pekan ini.

“Kami fokus paving bagian depan agar saat peresmian akhir tahun nanti, halaman sudah tidak becek meski hujan,” tambah Sholchan.

Dinarpus berencana memulai proses pemindahan koleksi buku dan barang-barang dari gedung lama di depan Taman Kartini ke gedung baru mulai, Selasa (17/12).

Proses ini ditargetkan selesai dalam sepekan sehingga segala persiapan bisa tuntas sebelum peresmian pada 27 Desember 2024.

“Seluruh barang dari gedung lama, termasuk koleksi buku, akan diboyong secara bertahap. Target kami semuanya selesai sebelum peresmian,” ujar Sholchan.

Pembangunan gedung Perpustakaan Umum Rembang sempat mengalami keterlambatan, sehingga diberi perpanjangan waktu 14 hari sejak 1 Desember 2024.

Selama masa perpanjangan, kontraktor dikenai denda Rp 9,8 juta per hari dari nilai kontrak.

“Meski sempat terlambat, dua pekan terakhir kami kebut dengan sistem lembur. Semua tim bekerja keras berpacu dengan waktu agar bisa rampung sesuai target,” jelasnya.

Dengan rampungnya proyek ini, Perpustakaan Umum Rembang diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat sekaligus menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam mendukung literasi. (noe/khim)

Editor : Abdul Rokhim
#Boyongan #rembang #Gedung perpustakaan #Perpustakaan daerah