REMBANG - Para Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Rembang telah dikukuhkan hari ini, 15 Agustus 2024.
Panitia HUT RI Kabupaten Rembang menegaskan bahwa Paskibraka Putri boleh mengenakan hijab.
Pengukuhan dilaksanakan di Pendapa Museum RA Kartini.
Total ada 77 putra-putri terpilih yang mengikuti prosesi ini.
Mereka akan bertugas saat upacara peringatan Detik-detik Proklamasi di Alun-alun Rembang pada tanggal 17 Agustus nanti.
Acara pengukuhan berlangsung dengan hikmat. Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga hadir.
Sebelumnya, para anggota Paskibraka telah melaksanakan latihan rutin di Alun-alun Rembang setiap hari.
Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Rembang, M Luthfi Hakim menyampaikan, proses seleksi Paskibraka sudah dilaksanakan sejak Januari.
Pada bulan Juni, pihaknya sudah menentukan nama-nama yang terpilih.
"77 anak ini yang terbaik dari 390 pendaftar," katanya.
Di sisi lain, baru-baru ini juga sedang ramai diberitakan soal hijab bagi Paskibraka putri.
Mengenai hal tersebut, Luthfi menjelaskan, panitia HUT RI di Kabupaten Rembang mengacu aturan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Luthfi menyampaikan, mayoritas Paskibraka putri di Kabupaten Rembang memang sudah mengenakan hijab. Sehingga ia pun memberikan dukungan penuh.
"Terkait polemik yang ada saat ini, kami dari panitia HUT RI, dari 42 adek-adek Paskibraka putri, 3 yang tidak berhijab," katanya.
Memang, kata Luthfi, sempat ada anggota Paskibraka yang menanyakan terkait pemakaian hijab. Ia pun menegaskan komitmen bahwa dari awal panitia HUT RI di Kabupaten Rembang tetap memperbolehkan.
"Sempat memang ada adek-adek menanyakan 'ini saya harus lepas hijab atau bagaimana ?', kami dari panitia HUT RI memang dari awal berkomitmen. Memang kalau adek-adek sudah berhijab dari awal, dari panitia mendukung sepenuhnya," jelasnya.
Menurut Luthfi, terkait aturan hijab memang tidak tertulis secara jelas.
"Kami menerjemahkan aturan dengan kearifan," katanya. (vah)
Editor : Abdul Rokhim