RADAR KUDUS - Hari Jadi Kabupaten Rembang diperingati setiap tanggal 27 Juli.
Hingga pada tahun 2024, usianya sudah menginjak 283 tahun.
Biasanya setiap memeringati hari jadi Rembang, akan dilaksanakan berbagai rangkaian kegiatan. Seperti yang dilaksanakan pada tahun 2024.
Ada berbagai kegiatan yang dilaksanakan untuk memeriahkan hari jadi Rembang.
Dikutip dari akin instagram @rembangkab Berikut jadwal lengkap kegiatan untuk memeriahkan hari jadi Rembang tahun 2024.
1. Pentas seni, tanggal 1 Juli 2024 di Lapangan Desa Kragan
2. Pentas seni, tanggal 7 Juli 2024 di Lapangan Desa Kaliombo
3. Lomba Stand Up Comedy, tanggal 15 Juli 2024 di Pendapa Museum RA Kartini
4. Ziarah, tanggal 25 Juli 2024 di Makam Tokoh Rembang
5. Malam Tirakatan, tanggal 26 Juli 2024 di Pendapa Museum RA Kartini
6. Upacara Hari Jadi Rembang, tanggal 27 Juli 2024 di Alun-alun Rembang
7. Rembang Expo, tanggal 22-28 Juli 2024 di Balai Kartini
8. Wedding Expo, tanggal 27 Juli 2024 di Halaman Kantor DPRD Rembang
9. Konser Deny Caknan, tanggal 29 Juli 2024 di Alun-alun Rembang
Kenapa Hari Jadi Rembang Diperingati Setiap Tanggal 27 Juli ?
Ketentuan terkait hari jadi Rembang ini sudah tertuang Peraturan Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Rembang Nomor 6 Tahun 1993 tentang hari jadi Kabupaten Daerah Tingkat II Rembang.
Dalam peraturan tersebut disampaikan bahwa hari jadi Kabupaten Rembang adalah tanggal 27 Juli 1741 dengan mengambil peristiwa heroik saat Ingabehi Anggadjadja selaku bupati Rembang mengobarkan perang melawan penjajah yang ada di Rembang, yang bertepatan dengan meletusnya perang pacina.
Dilaporkan dari website resmi Pemerintah Kabupaten Rembang, nama Rembang ternyata juga sudah tertulis sejak masa Kerajaan Majapahit.
Baca Juga: Nur Hasan Legowo Harno Jadi Bupati Rembang, Hanura Beri Sinyal Ikut Gerbong Koalisi Perbaikan Rembang
Mengutip dari website resmi Pemerimtah Kabupaten Rembang, pada era Kerajaan Majapahit, memang belum bisa dibuktikan dengan jelas apakah Rembang menjadi sebagai kpta atau wilayah yang sudah berpemerintahan sendiri.
Sebab, belum terlalu banyak sumber-sumber bukti tertulis yang menceritakan tentang aktivitas kota.
Meski begitu, nama Rembang disebut dalam Kitab Negara Kertagama pada Pupuh XXI.
Baca Juga: Kabar Baik, Universitas Terbuka Gratiskan Uang Pendaftaran Selama Rembang Expo
Yang bunyinya: “… Menuruni surah melintasi sawah, lari menuju Jaladipa, Talapika, Padali, Arnon dan Panggulan langsung ke payaman, Tepasana ke arah kota Rembang sampai di kemirakan yang letaknya di pantai lautan” .
Editor : Noor Syafaatul Udhma