REMBANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang telah ancang-ancang untuk menangani dampak longsor di Lasem.
Anggaran untuk perbaikan tebing diperkirakan mencapai sekitar Rp480 juta.
Diberitakan Jawa Pos Radar Kudus sebelumnya, di Desa Sendangcoyo dan Kajar mengalami tanah longsor baru-baru ini.
Kondisi tebing pun rusak. Pemkab Rembang pun berencana langsung melakukan penanganan.
Di Desa Sendangcoyo, terdapat tebing sepanjang sekitar 30 meter dengan ketinggian sekitar 10 meter yang mengalami longsor.
Baca Juga: SOSOK Nadia Nisya Budi Mahasiswi Teknik UPN Yogyakata asal Pati yang Kerap Jadi Talent Model
Kejadian tersebut nyaris mengancam lima rumah warga yang berada di atas tebing dan satu rumah yang berada di bawah tebing.
Sementara, di Desa Kajar terdapat tebing sepanjang sekitar 7 meter dengan ketinggian sekitar 5 meter yang mengalami hal sama.
Tanah longsor di sana sempat menutup akses jalan warga. Penanganan sementara, baru membersihkan area longsor.
Dinas terkait juga telah melakukan pengecekan kondisi tanah di sekitar lokasi longsor.
Penanganan selanjutnya akan dibahas dalam rapat tingkat kabupaten.
Camat Lasem Sutarwi menyampaikan, untuk penanganan longsor di Dukuh Deles, Desa Sendangcoyo rencananya akan dilakukan normalisasi dengan usulan anggaran sekitar Rp 400 juta.
Sementara, untuk longsor di Desa Kajar dianggarkan Rp 80 juta.
Hanya saja, untuk kepastiannya masih menunggu pembahasan di tingkat kabupaten.
“Sudah dirancang DPU Taru (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) yang di Deles dinormalisasi dengan anggaran Rp 400 juta, kalau di Kajar dianggarkan Rp. 80 juta ,untuk kapan dimulainya , menunggu rapat tingkat kabupaten, ” ungkapnya.
Kepala DPUTaru Rembang Maryosa menyampaikan, untuk penanganan sementara perlu diberi bambu terlebih dahulu sebagai penahan sementara.
"Karena ini tanah tidak padat. Sementara ini pakai trucuk pohon-pohon bambu dikasih kaya pagar gitu," katanya. (vah/ali)
Editor : Noor Syafaatul Udhma