REMBANG – Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang angkat tangan soal perbaikan kerusakan sarana prasarana lampu penerangan di komplek Kota Pusaka Lasem.
Penyebabnya, selain kesulitan soal jaringan listrik yang terpasang, Sementara soal keroposnya tiang listrik, hanya bisa melaporkan kerusakan kepada kementerian terkait.
Kepala Dinas Perhubungan, Rembang, Drupodo menyebutkan jika pengelolaan dulu diserahkan desa. Namun desa tidak mampu.
Soal teknis kerusakan lampu, ia menyebutkan jika tim teknis Dishub tidak punya gambar denah instalasi listrik disana.
”Semua ditanam. Kalau diperbaiki satu harus mengurutkan semua. Apalagi yang mati lebih dari satu harus mencari kabel mana yang putus. Ini jadi kesulitan teman-teman di lapangan,” ujarnya.
Pihaknya beberapa saat lalu sudah berusaha memperbaiki. Namun Tapi memang ada beberapa yang belum bisa.
”Waktu ada kunjungan teman-teman perbaiki kesana. Tapi ada keluhan teman-teman kabelnya kita tidak punya gambar jaringan,” ujarnya.
Soal material tiang keropos dan patah Dinas Perhubungan akan di koordinasi dengan tim yang masuk pengelolaan kota Pusaka Lasem.
Mestinya ada Badan pengelola. Nanti koordinasi dinas pariwisata dan lainnya.
“Kalau memang masih belum diserahkan berkirim surat pemerintah pusat. Kami sendiri belum tahu status aset. Seperti kerusakan amper sebelah utara di tanggung pemerintah pusat,” imbuhnya. (noe/ali)
Editor : Abdul Rokhim