REMBANG - Bantuan Kesejahteraan (Bankesra) untuk guru Taman Kanak-kanak atau Pendidikan Anak Usia Dini (TK/PAUD) masih belum komplet.
Tahun 2023, baru tersalur sampai bulan Agustus.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang baru akan mencukupi kekurangan itu pada Februari nanti dengan cara mencairkan langsung dua bulan.
Bupati Rembang Abdul Hafidz menegaskan akan memberikan perhatian terhadap hal ini. Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri acara di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora), Senin (8/1).
Baca Juga: Tahun 2024, 20 BUMDes di Rembang Ditargetkan Bisa Melayani Pembayaran Pajak Motor
Sebab, pada tahun 2023 pemberian Bankesra hanya terhenti sampai dengan bulan Agustus saja. Hafidz mengakui, hal ini dikarenakan terjadi kesalahan.
"Kemarin saya terjadi mis, Bankesra TK dan PAUD yang hanya sampai Agustus," katanya.
Meski demikian, pihaknya berkomitmen akan tetap melengkapi pencairan.
Rencana pada Februari mendatang akan dicairkan langsung dua bulan sebagai pengganti kekurangan penyaluran sebelumnya.
"Nanti saya minta Februari kami cairkan dua bulan untuk pengganti," ujarnya.
Hafidz juga berencana, agar pemberian bankesra ke depan bisa cair penuh selama 12 bulan.
Baca Juga: Dianggarkan Rp1,5 Miliar, Tugu Batas Kota Rembang bakal Diperbaiki, Begini Konsepnya
Pihaknya memerintahkan langsung kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Rembang untuk menjalankan kebijakan ini.
Dan merancang anggaran pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan nanti.
"Nanti akan kami sempurnakan 12 bulan Full di perubahan. Statement saya harus dijalankan," jelasnya.
Sehingga, para guru TK atau PAUD yang biasanya hanya menerima Bankesra selama 10 bulan, pada tahun ini diharapkan bisa penuh menerima 12 bulan.
"Guru TK yang biasanya 10 bulan, tahun ini kami sempurnakan satu tahun untuk mengganti kemarin yang terjadi kekurangan bayar," ungkapnya. (vah/ali)
Editor : Abdul Rokhim