REMBANG – Jalan berlubang barat gapura Ketangi, Pamotan sudah diperbaiki.
Sebelumnya jalan Clapangan-Jape viral di media sosial. Sering membahayakan pengendara.
Sabtu malam hingga Minggu (14-15/10) terjadi 3 kali kecelakaan, telan 1 jiwa.
Jalan di jalur industri ini sudah di tambal Senin pagi (16/10).
Sebelumnya warga dibantu petugas Satlantas Polres Rembang tangani sementara.
Tambal lubang jalan menggunakan tanah agar tidak membahayakan pengendara.
Lokasi ini berada di timur gapura desa Kasreman, Rembang.
Atau timur proyek jalan yang sudah di hotmix antara desa Sridadi dan Padaran, Rembang.
Dari pantauan lapangan ada setidaknya 40 lubang kecil dan besar.
Separonya diberi tanda pilok warna putih. Namun belum jelas siapa yang kasih tanda.
Jelasnya bukan dari Dinas Pekerjaam Umum dan Penataan Ruang (DPUTARU) setempat. Saat malam hari cukup bahayakan, kondisinya gelap.
Atas viralnya jalan “maut” yang disebut netizen sudah diperbaiki.
Reaksi cepat ini mendapat apresiasi dari banyak pihak. Apalagi disana setiap pagi dan sore digunakan setiap hari melintas pekerja pabrik sepatu ataupun tas dan orang kantoran.
Karena jalanan di TKP laka sedikit turunan. Jika tidak biasa memahami medan atau kurang fokus bakal tetap tancap gas.
Endingnya bisa kecelakaan. Jika sudah kecepatan tinggi akan membayakan diri sendiri dan orang lain.
Apalagi setiap hari disana digunakan melintas kendaraan berat. Baik yang mengakut material tambang ataupun sejenisnya.
Sehingga perbaikan penambalan direspon positif. Sebab bisa meminalisir kecelakaan lalu lintas. (noe)
Editor : Ali Mustofa