REMBANG - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD berkunjung ke Rembang pada Minggu (15/10) pagi.
Pria kelahiran Madura, 13 Mei 1957 itu dijadwalkan akan mengisi sejumlah agenda.
Baca Juga: Kunjungi Lasem hingga Sarang, Ini Agenda Menkopolhukam Mahfud MD di Rembang
Sebelum melaksanakan agenda di Rembang, Mahfud MD sempat transit di Hotel Pollos.
Dia disambut oleh jajaran Forkopimda Rembang.
Seperti Kapolres dan Dandim Rembang.
Setelah transit, Mahfud kemudian melanjutkan agenda kunjungan di Kota Garam.
Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus, politisi yang juga mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut akan berkunjung ke Sarang dan Lasem.
Baca Juga: Cantiknya Sosok Mahasiswi MIPA Unnes yang Bunuh Diri di Mall Paragon Semarang, Ini Sosoknya
Di Sarang, ia dijadwalkan mengisi acara kuliah umum di STAI Al-Anwar.
Jika sesuai jadwal, acara tersebut akan dimulai pukul 09.00 WIB dan rampung pada pukul 11.00 WIB.
Selanjutnya, pria yang pernah menjabat Menteri Pertahanan (Menhan) dikabinet era KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada 1999-2001 tersebut diketahui berziarah ke Makam Mbah Sambu yang masih berada di kompleks Masjid Jami' Lasem.
KH Ahmad Zaim Ma'soem, salah satu tokoh agama di Lasem dan para pengurus masjid nampak mendampingi.
Setelah berziarah, rombongan berjalan menuju museum yang berada di sebelah selatan masjid.
Bangunan dengan tiga lantai ini memang ikonik. Di lantai paling atas terdapat jendela-jendela berukiran ayat suci Al-Quran.
Baca Juga: Ngeri! Bentrok Massa Pecah di Muntilan, Magelang, Ini Penyebabnya!
Di sana, mahfud MD melaksanakan potong pita sebagai tanda soft opening.
Setelah itu, ia melanjutkan berjalan melihat isi museum. Di sela-sela acara itu, Mahfudz diminta membacakan pantun.
"Museum ada jendela Nusantara untuk Indonesia semakin mendunia," kata Mahfudz dalam penggalan pantun yang ia baca.
Di lantai dua bangunan museum, merupakan ruangan display.
Di dalamnya terdapat benda-benda kuno seperti mustaka Masjid Jami' Lasem, Al-Quran berukuran besar dan keramik-keramik.
Baca Juga: Bukannya Ditutup, Tambang Ilegal di Rembang malah Bakal Dikenai Pajak, Ini Alasannya
Selain itu, di dinding-dindingnya juga dipajang foto dan narasi profil para ulama.
"Ini mertua Kiai Miftachul Akhyar (Rais Amm PBNU,Red)," ujar Gus Zaim menunjukkan foto Syeikh Masduqi, yang ada di dalam ruang display Museum Masjid Jami' Lasem.
Tak hanya itu, Mahfudz bersama rombongan pun nampak berfoto bersama.
Setelah berkeliling museum, Mahfudz MD bersama rombongan langsung beranjak.
Baca Juga: Bikin Resah! Nama Kades di Kecamatan Rembang Dicatut Penipu, Masyarakat Diminta Waspada
Baca Juga: Geger! Pria di Kabongan Lor Rembang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Begini Kronologinya
Rencananya, setelah dari Rembang pria yang identik dengan kaca matanya itu akan melanjutkan perjalanannya menuju Tuban dan Surabaya.
Baca Juga: Bukannya Ditutup, Tambang Ilegal di Rembang malah Bakal Dikenai Pajak, Ini Alasannya
Baca Juga: Soal Semburan Gas di Pamotan Rembang Apakah Berbahaya? Begini Kata Dinas
Di Tuban, Mahfud MD dijadwalkan bersilaturahmi ke Ponpes Langitan.
Sementara, pada Senin (16/10) di Surabaya, Mahfud MD dijadwalkan mengisi kuliah umum di Universitas Airlangga (Unair). (*/khim)
Editor : Abdul Rokhim