Akibat kejadian tersebut, korban yang diketahui bernama Naufan Aldo Saputra (13) warga Desa/Kecamatan Bulu itu pun tewas di tempat.
Baca Juga: Sosok Retna Dyah Radityawati, Arkeolog yang Konsen di Rembang Pecahkan Permasalahan Berkat Gabung di Komunitas
Baca Juga: Duarrr! Kecelakaan Truk VS Motor di Sumber Rembang, Satu Orang Tewas, Begini Kronologinya
Kanit Laka Satlantas PolresRembang, Ipda Bhakti Prasetya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus membenarkan kabar tersebut.
“Iya benar, kecelakaan terjadi sekira pukul 06.45 WIB,” katanya.
Lebih lanjut, kata Ipda Bhakti, kecelakaan itu bermula saat korban yang berboncengan dengan Puji Cholilli Ilmawan (14) hendak berangkat sekolah dengan mengendarai Honda Beat K-2613-UM dari arah selatan ke utara.
Baca Juga: Gelar Razia Gabungan, Petugas Temukan Ratusan Batang Rokok Ilegal dan Dugaan Penjualan Cukai Bekas di Rembang
Nahas, lantaran diduga kurang konsentrasi, korban justru keluar ke badan jalan hingga menabrak pohon dan tiang Telkom.
Baca Juga: Selamat! Istri Bupati Rembang Hasiroh Hafidz Dikukuhkan sebagai Bunda Literasi
Baca Juga: Mesin Boiler Pabrik di Rembang Meledak, Lima Pekerja Terkena Semburan Uap Air Panas, Begini Kejadiannya
“Korban mengalami luka berat di kepala, lecet pada tangan dan kaki hingga akhirnya meninggal dunia,” katanya.
“Sementara pembonceng mengalami luka di tangan serta kaki dan kini tengah dirawat (opname),” tambahnya.
Pihak kepolisian pun mengimbau para orang tua agar mengawasi putra-putrinya tertutama agar tidak mengendarai sepeda motor ke sekolah.
Baca Juga: Buntut Ledakan Boiler, Dinas Panggil PT Holi Mina II di Kragan Rembang
Mengingat, hal itu dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.
“Pengendara di bawah umur tidak diperkenankan mengendarai sepeda motor. Diharapkan orang tua lebih peduli tentang keselamatan berlalu lintas,” imbauanya. (noe/khim)
Editor : Abdul Rokhim