REMBANG – Kecelakaan kerja terjadi di pabrik PT Hollymina II desa Balongmulyo, Kecamatan Kragan Sabtu malam (23/9). Terjadi ledakan mesin boiler (pengolahan bahan tepung ikan).
Lima orang pekerja alami luka bakar, terkena semburan uap air panas dan belahan kayu. Tiga orang dievakuasi rumah sakit, dua orang yang luka ringan sudah pulang.
Informasi ledakan terjadi malam hari. Pukul 22.00 WIB. Terjadi peledakan mesin Boiler (membentuk uap dengan tekanan lebih dari yaitu dengan jalan memanaskan air ketel yang ada di dalamnya dengan gas-gas steam dari hasil pembakaran).
Mesin tersebut mengalami beban tekanan uap yang sangat besar. Sehingga tutup dari bejana tidak bisa menahan tekanan.
Sehingga dampak hal tersebut mengeluarkan semburan uap panas dan mendorong tumpukan bahan bakar kayu yang mengenai pakerja jaraknya kurang lebih 25 meter.
Kepala Desa Balongmulyo, Waroh saat dikonfirmasi membenarkan lima orang korban ledakan mesin boiler di pabrik Hollymina II merupakan warganya. Diantaranya 3 korban di evakuasi ke RSUD Rembang , 2 korban lainya luka ringan dan dirawat di pukesmas Kragan II.
”1 korban informasinya di rujuk di Solo. 2 sedikit berat. 3 luka ringan. 5 korban kebetulan kerja lembur. Sistem shift. Jumlah karyawan ada 20 orang disana,” katanya saat dihubungi Jawa Pos Radar Kudus (24/9).
Hanya Waroh Sabtu malam tidak mengikuti langsung ke rumah sakit. Namun terus ikut update kondisi kesehatan korban.
Kabar terkini korban atas nama Joko Waluyo tidak jadi di rujuk. Kebetulan sudah dapat penanganan operasi.
Begitupun dua lainnya atas nama Dasimin dan Zainal Arifin. Mereka mengalami luka melepuh dikulitnya. Ada yang patah tangannya. Kena semburan uap panas. Kebetulan semua di bagian mesin boiler.
”Kejadianya spontanitas. Waktu itu aktifitas operasi mesinya. Tiba-tiba ada ledakan, lainnya sempat ada yang santai-santai untuk bagian packing sebab sudah selesai,” terangnya. (noe)
Editor : Ali Mustofa