REMBANG – Rembang berbangga, batik tulis Lasem saat ini dinilai sudah mendunia. Sebab, baru-baru ini fashion khas Rembang itu dipakai para pejabat saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean.
Sejumlah pemimpin negara yang menjadi anggota ASEAN mengenakan baju batik tulis Lasem saat event internasional itu.
Bupati Rembang Abdul Hafidz menyampaikan, batik tulis lasem saat ini sudah dipakai di beberapa event internasional. Seperti G20 di Bali dan KTT ASEAN.
"Kami berterima kasih, kemarin batik Lasem dipakai untuk di Bali. Kemudian KTT. Ini luar biasa. Batik Lasem disiarkan ke dunia. Alhamdulillah ini luar biasa," ungkapnya saat kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno di Rembang baru-baru ini.
Batik Lasem karya dari Maranatha Ongs itu dikenakan saat Gala Dinner di Hutan Kota Gelora Bung Karno, Jakarta.
Diantara yang memakai adah Perdana Menteri Kamboja, Perdana Menteri Timor Leste, Perdana Menteri Vietnam, dan para pejabat negara ASEAN lainnya.
Henri Setiawan, pemilik Maranatha Ongs merasa bangga batik tulis karyanya bersama pengrajin bisa dipakai para pemimpin negara. Sehingga membuat dia lebih semangat berkarya.
Ia menceritakan, sekitar bulan Juli lalu, ia menerima tamu dari Sekretariat Negara yang datang ke rumahnya di Desa Karangturi.
"Awalnya saya pikir bercanda, sampai akhirnya mereka membuktikan bahwa mereka dari Kementerian. Kemudian mereka menjelaskan niat mau membeli batik untuk KTT ASEAN," katanya.
Henri berharap batik tulis Lasem semakin eksis di taraf internasional. Selain itu, generasi muda diharapkan lebih bangga dengan seni budaya sendiri. (vah/ali)
Editor : Ali Mustofa