Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Duh! 11 Persen Balita di Rembang Masih Terpapar Stunting, Begini Upaya Pemkab

Wisnu Aji • Sabtu, 9 September 2023 | 16:21 WIB

SOSIALISASI: Gus Hanies didampingi jajarannya melakukan sosialisasi program sedekah telur di Bappeda Rembang pada Jumat (8/9).
SOSIALISASI: Gus Hanies didampingi jajarannya melakukan sosialisasi program sedekah telur di Bappeda Rembang pada Jumat (8/9).

REMBANG – Wakil Bupati Rembang M. Hanies Cholil Barro’ menyebutkan jika 11 persen anak di bawah 2 tahun di Kabupaten Rembang masih terpapar stunting.

Untuk itu, ia meminta semua pihak untuk berperan aktif melakukan intervensi melakukan penambahan asupan gizi, salah satunya dengan program makan telur.

Baca Juga: Baliho Bacaleg di Rembang Menjamur Sebelum Masa Kampanye, Begini Kata Bawaslu

Baca Juga: Soal Pekerja Asing Lecehkan Karyawan Pabrik di Rembang, Begini Kata Bupati Abdul Hafidz

“Ini hasil audit kasus stunting (AKS) di 29 desa dari 11 kecamatan. Harus ditangani intensif,” ungkap Gus Hanies saat ditemui usai sosialisasi sedekah telur di aula Bappeda Rembang pada Jumat (8/9).

Ia berharap dengan program sedekah telur bisa menambah asupan gizi. Bagi anak-anak yang terkena stunting.

“Sifatnya sukarela gerakan sedekah telur. Namanya sedekah keikhlasan. Tidak dibiarkan liar, tapi diatur teknis sedekahnya,” ujarnya.

Dalam program tersebut semua OPD terlibat. Semua kecamatan dan pegawai. Termasuk guru dan penyuluh pertanian lapangan (PPL) pertanian. Diharapkan terlibat dalam gerakan penanganan stunting tersebut.

Baca Juga: Pekerja Asing Lecehkan Karyawan Pabrik di Rembang, Bakesbangpol : Pelaku Belum Masuk Database Pemkab

Baca Juga: Duh!! Karyawan Pabrik di Rembang Diduga Dilecehken Pekerja Asing asal China, Begini Modusnya

”Mekanisme di setiap kecamatan dikelompokkan. Lalu kawan-kawan tim pendamping keluarga di tingkat desa dan PPS desa yang akan ambil dan langsung distribusikan sasaran,” terangnya.

Untuk menyukseskan program, kemarin Gus Wabup menyosialisasikan di aula Bappeda Rembang.

“Setiap ASN memberikan sedekah telur setiap minggunya. ASN di kecamatan 2 butir telur. Begitupun sama OPD. Satu pegawai bisa 2-6 butir telur,” ungkapnya.

Baca Juga: Miris!! Karyawan Pabrik di Rembang Diduga Dilecehkan Pekerja Asing : Raba Tangan hingga Bagian Dada

Baca Juga: Soal Kondisi Defisit APBD Rembang 2023, Butuh Dua Pekan Rampungkan APBD Perubahan

Rencana sedekah telur di mulai Minggu ke-2 September. Yakni tanggal 15 September 2023. Telur dari OPD dan kecamatan diharapkan sudah dikumpulkan di kantor kecamatan masing-masing paling lambat hari Jumat pagi.

“Sebagai penanggung jawab pengumpulan di kecamatan adalah TPPS kecamatan dibantu oleh koordinator balai penyuluhan KB di masing-masing kecamatan. Termasuk data BNBA (by name by address) sasaran,” imbuhnya. (noe/ali)

 

Editor : Abdul Rokhim
#bayi stunting #rembang #gus hanies #sedekah telur #stunting