Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Miris! Semua Kegiatan OPD di Rembang Kena Refocusing, Ini Masalahnya

Vachri Rinaldy Lutfipambudi • Senin, 4 September 2023 | 16:00 WIB
Kantor Bupati Rembang.
Kantor Bupati Rembang.

REMBANG - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Rembang memastikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkena dampak refocusing anggaran.

Bahkan diperkirakam jumlah kegiatan yang dipangkas bisa lebih dari 20.

Diberitakan sebelumnya, diketahuI saat ini Rembang mengalami defisit sekitar Rp 143 miliar.

Hal ini dikarenakan ketidak sesuaian proyeksi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) yang awalnya dipasang sekitar Rp 171 miliar.

Namun, ternyata hanya terealisasi sekitar Rp 28 miliar.

Sehingga, untuk kembali menstabilkan kondisi tersebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang berencana merefocusing sejumlah kegiatan.

Kepala Bappeda Rembang Afan Martadi menyampaikan, saat ini pihaknya telah selesai menyusun program perencanaan.

Ia menyebutkan, bahwa seluruh OPD akan terkena dampak rasionalisasi.

Hanya saja, saat dikonfirmasi kemarin pihaknya belum bisa menyebutkan secara rinci kegiatan apa saja yang di-refocusing.

"Ya banyak (kegiatan yang direfocusing) semua OPD kan kena, (10 kegiatan) lebih, (20 kegiatan) lebih untuk OPD lebih," katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Ia menjelaskan, tahapan saat ini sedang dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD dan Perioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS).

Bappeda telah melakukan penyesuaian anggaran senilai Rp 143 miliar. Sebagaimana yang sesuai pada angka defisit.

”Program perencanaan kami berdasarkan review inspektorat ada penyesuaian Rp 143 miliar,” beber Affan.

”Asalnya dari mana, dari Silpa Rp 171 miliar yang ditetapkan sebagai target, realisasi berdasarkan audit BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) Rp 28 miliar,” imbuhnya.

”Sehingga selisihnya Rp 143 miliar. Itu lah yang kami selesaikan di RKPD," jelasnya.

Diberitakan sebelumbya, saat rapat terakhir antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD beberapa waktu lalu.

Pihak eksekutif dan legislatif telah sepakat membahas KUA PPAS di awal bulan ini. (vah)

Editor : Kholid Hazmi
#refocusing #rembang #opd #anggaran