
KOTA - Ratusan atlet tenis meja dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memadati GOR Lapangan Tenis Indoor Balai Jagong, Kudus, Minggu (5/7).
Mereka ambil bagian dalam Mubarok Food Table Tennis Competition 2026, turnamen terbuka yang tak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga menjadi kolaborasi unik antara dunia olahraga dan industri kuliner untuk mengangkat nama Jenang Kudus.
Kejuaraan dibuka secara resmi oleh Direktur Utama MubarokFood Muhammad Hilmy.
Pembukaan berlangsung meriah dengan pertandingan tenis meja simbolis antara Hilmy dan Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) PTMSI Kudus Heni Sandra Nurwati.
Sebanyak 150 peserta menjadi batas maksimal yang ditetapkan panitia agar seluruh pertandingan dapat diselesaikan dalam sehari.
Direktur Utama MubarokFood Muhammad Hilmy mengatakan penyelenggaraan kejuaraan tersebut merupakan bentuk simbiosis dan kolaborasi antara MubarokFood dengan PTMSI Kudus.
Menurutnya, perusahaan ingin memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bergerak di bidang kuliner, tetapi juga mendukung perkembangan olahraga.
“Harapannya kegiatan ini juga berdampak pada kunjungan ke Museum Jenang. Atlet dari berbagai daerah bisa datang ke sana sekaligus membeli oleh-oleh khas Kudus. Kami ingin MubarokFood semakin dikenal melalui para pemain tenis meja dari berbagai kota,” ujarnya.
Hilmy menambahkan, Jenang Kudus memiliki nilai sejarah yang kuat karena berkaitan dengan Sunan Kudus.
Karena itu, pihaknya berharap kejuaraan tersebut dapat menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat promosi daerah sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet baru.



