Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pencarian Nelayan Hilang Tenggelam di Perairan Laut Karanganyar Rembang masih Nihil, Ini Kendalanya

Wisnu Aji • Senin, 14 Agustus 2023 | 17:36 WIB
KOORDINASI: Petugas Bazarnas dan Mapolsek Kragan koordinasi melakukan pencairan nelayan tenggelam di perairan laut Karanganyar, Kemarin (13/8).
KOORDINASI: Petugas Bazarnas dan Mapolsek Kragan koordinasi melakukan pencairan nelayan tenggelam di perairan laut Karanganyar, Kemarin (13/8).

REMBANG – Unit Siaga (Search And Rescue) Rembang melakukan pencarian nelayan asal Sarang yang tenggelam di perairan 20 mil utara desa Karanganyar, Kecamatan Kragan. Gunakan satu kapal karet. Personel terkenda cuaca, angin kencang dan arus. Hari pertama masih nihil.

Koordinator Lapangan, Unit Siaga SAR Rembang, Hendra Prasetya saat dikonfirmasi menyampaikan titik pencarian dimulai di TPI Karanganyar, Kragan. Ini merupakan kapal KM Jaya Lumintu yang ditumpangi korban berangkat.

”Pencarian menggunakan perahu karet. Kru pencarian melibatkan tim unit siaga SAR Rembang bersama Polsek Kragan,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Hendra melaporkankan kendala pencarian korban tenggelam di laut. Pertama dari titik koordinat belum tahu. Juga para kru ABK kapal tidak tahu titik jatuhnya. Namun petugas berusaha mencari sampai 5 mil.

Tentu pencarian ini unit siaga SAR melihat kondisi cuaca. Utamanya angin dan arus. Apalagi dimulai pencarian diatas pukul 12.00. Dimana angin datang. Biasanya air rob mulai naik. Sehingga keselamatan petugas juga diperhatikan.

”Pencarian dimulai hari Minggu siang. Usai koordinasi Kapolsek Kragan dan perangkat desa, siang kita lanjutkan melakukan penyisiran,” terangnya.

Hari pertama pencarian korban orang tenggelam kendala angin besar dan ombak. Lalu personel juga hanya membawa perahu karet. Untuk waktunya maksimal hingga pukul 17.00. begitupun akan diteruskan esok harinya jika belum ketemu.

Untuk gambaran pencarian maksimal 7 hari. Kembali lagi melihat cuaca. Biasanya sampai pukul 17.00 pencarianya. Di Kragan selain dari unit SAR Rembang ada satu kapal yang ditumpangi koban ikut mencari bersama nahkodanya.

”Sehingga kru unit siaga SAR dan Polsek Kragan juga koordinasi dengan nakhodanya. Untuk sampai pukul 15.00 masih nihil. Belum diketemukan korban tenggelam,” laporanya.

Ditambakan Hendara untuk penyisiran belum jelas hilang dan titiknya dimana. Ditanya nelayan setempat, biasanya mencari ke arah utara. Ini sesuai dengan kebiasaan mencari laut. Biasanya mencari ikan 50-60 mil. Jadi cukup jauh. (noe)

Editor : Ali Mustofa
#perahu karet #rembang #angin kencang #Tenggeelam