Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Duh! SMPN 2 Pamotan Rembang Kesulitan Air Bersih sejak Puluhan Tahun, Ini Penyebabnya

Wisnu Aji • Kamis, 10 Agustus 2023 | 22:45 WIB
DISTRIBUSI: Petugas PMI Rembang mendistribusikan air bersih beberapa hari lalu.
DISTRIBUSI: Petugas PMI Rembang mendistribusikan air bersih beberapa hari lalu.

 

REMBANG – Masalah air bersih dialami SMPN 2 Pamotan. Akibatnya sekira 400 peseta didik di sekolah itu pun terdampak.

Mirisnya, diketahui masalah seperti ini sudah terjadi sejak puluhan tahun. 

Akibat kondisi tersebut untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka hanya bisa antre memanfaatkan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

Baca Juga: Pemkab Rembang bakal Gelar Karnaval Budaya Peringati HUT ke-78 RI, Begini Konsep hingga Rutenya

Baca Juga: Duh! Jamsos Rp 567 Juta Tak Kunjung Cair, Petugas Ad Hoc Pemilu di Rembang Diminta Iuran Mandiri

Masalah ini pun dibenarkan Kabid Pembinaan SMP, pada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora), Kabupaten Rembang, Sriyanto.

Ia yang pernah mengajar di sana tahu betul karakteristik lingkungan sekolah tersebut.

”Tanah sebelah selatan mata air sulit. Sejak 1995 di sana kesulitan air bersih,” pengakuanya saat dihubungi Jawa Pos Radar Kudus pada Rabu (9/8).

Berbagai usaha dilakukan untuk mendapatkan akses air bersih.

Pihak sekolah saat itu sudah dua kali melakukan pengeboran di SMPN 2 Pamotan. Untuk mencukupi kebutuhan selama operasional sekolah pernah mengambil tower salah satu rumah warga.

Baca Juga: Yuk, Ramaikan Parade Model di Wedding Expo Balai Kartini Rembang, Ini Tanggalnya

Baca Juga: Perdana Ikuti Porprov, Atlet Muay Thai asal SMA N 2 Rembang Ini Langsung Sabet Medali Emas

Sekolah juga mengoptimalkan lewat sambungan Pamsimas desa. Masalahnya SMPN 2 Pamotan penampungan air dari tower digunakan satu desa, jadi harus bergantian.

“Praktis karana murid 400-an terkadang kolaps. Sehingga butuh penampungan air,” terangnya.

Baca Juga: Permintaan Gas LPG di Rembang Meningkat, Pertamina Tambah pasokan 7.000 tabung

Terpisah Ketua PMI Rembang, dr Samsul Anwar saat dikonfirmasi membenarkan PMI ikut andil mengatasi kesulitan air bersih saat musim kemarau. Selain desa juga beberapa sekolah telah mengajukan.

”Ada beberapa sekolah di Sedan, Pamotan, Kaliori. Minta surat ke PMI. Lalu kita distribusikan,” terangnya.

Tahun ini setidaknya 20-30 tangki disiapkan. Program kolaborasi mengatasi kesulitan air bersih sudah dijalankan beberapa tahun silam.

Kebetulan sekolah-sekolah sudah punya penampung air ukuran besar sehingga mudah distribusinya. (noe/ali)

Editor : Abdul Rokhim
#rembang #dinas #air bersih #smp 2 pamotan