Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Polisi Tembak Begal Motor yang Beraksi di 11 TKP di Rembang, Ini Daftar Lokasi Beraksinya Pelaku

Vachri Rinaldy Lutfipambudi • Selasa, 25 Juli 2023 | 20:38 WIB

 


LUMPUH: Telaku begal di 11 TKP berhasil ditangkap Sat Reskrim Polres Rembang pada Senin (24/7).
LUMPUH: Telaku begal di 11 TKP berhasil ditangkap Sat Reskrim Polres Rembang pada Senin (24/7).

REMBANG - Pelaku begal motor dengan modus penipuan yang meresahkan warga Rembang berhasil ditangkap. 

Pelaku sempat melakukan perlawanan, sehingga polisi menghadiahi timah panas di kedua kakinya.

Pelaku itu berinisial S. Pria yang juga warga Kabupaten Rembang ini sudah berada di Mapolres Rembang pada Senin (24/7).

Baca Juga: Begal di 11 TKP Dibekuk Polres Rembang, Polisi Ungkap Modus hingga Motif

Bahkan, polisi sempat memburunya sampai Surabaya, Jawa Timur.

Sepak terjangnya dalam membegal pun tak bisa dianggap enteng. Pasalnya, total ada 11 tempat kejadian perkara (TKP) di Rembang.

Adapun 11 TKP di Rembang yang Pernah Disatroni Pelaku :

1. Kecamatan Lasem

- Desa Karangturi, hasil 1 motor
- Desa Jolotundo, hasil 1 motor
- Desa Babagan, hasil 1 motor
- Rest Area Binangun, hasil 1 motor
- Desa Babagan, hasil 1 motor

2. Kecamatan Rembang
- Depan Radio CBFM, hasil 1 motor

3. Kecamatan Sedan
- Desa Gesikan, hasil 1 motor
- Desa Sendangwaru, hasil 1 motor
- Desa Sendangwaru, hasil 1 motor
- Sekitar Pasar Sedan, hasil 1 motor

Baca Juga: Soal Tumpukan Sampah di Pantai Kragan Rembang, Begini Kata Dinas Lingkungan Hidup

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Heri Dwi Utomo menyampaikan, mayoritas korban dari S merupakan anak-anak.

Sat Reskrim telah mengantongi ciri-ciri pelaku dan teridentifikasi dari Surabaya.

AKP Heri pun langsung memimpin operasi penangkapan. Tim bergerak ke Surabaya. Pada Sabtu (22/7) pelaku berhasil diringkus.

Baca Juga: Jadi Kado HUT ke-282, Kota Rembang Raih Penghargaan Kota Layak Anak

Namun, saat hendak ditangkap pelaku melakukan perlawanan. Polisi sempat memberi tembakan peringatan.

"Sudah kami amankan, dia (pelaku,Red) lari. Kami beri peringatan tiga kali, empat kali dia tetap lari. Akhirnya kami beri tindakan tegas," ujarnya.

Senin (24/7) Polres Rembang melaksanakan konferensi pers penangkapan tersebut. S nampak duduk di kursi roda. Kedua betisnya diperban.

Kapolres Rembang AKBP Suryadi mengatakan, S merupakan salah satu dari komplotan begal. Sebenarnya, total pelakunya ada tiga orang.

Setiap aksi biasa dilakukan dua orang. Mereka bergantian. Sementara itu, dua pelaku masih buron.

Baca Juga: BRI Kanca Rembang Bagikan Dua Mobil di Panen Hadiah Simpedes

Dalam aksinya itu, para pelaku menghampiri korban.

Kemudian berkata bahwa ada salah satu teman mereka yang mengalami kecelakaan. Setelah itu korban diajak ke suatu tempat.

"Pada proses itulah pelaku melakukan aksinya. Merampas kunci kemudian bilang mau menjemput kawannya," jelas kapolres.

Berawal dari situlah motor korban kemudian dibawa kabur. Setelah berhasil membegal, pelaku pun menjual motor hasil kejahatan tersebut ke Jawa Timur.


Baca Juga: Kejari Rembang Paparkan Kinerja Setahun Terakhir :Ungkap Kasus Korupsi hingga Tuntut Sumani Hukuman Mati

Tak hanya itu SY yang berperan sebagai penadah juga sudah ditangkap.

"Mereka melakukan aksinya pada tahun-tahun ke belakang ini. Ini sedang kami kembangkan, semuanya akan kami proses," ujarnya.

Sementara itu, S mengaku, dirinya merupakan warga asal Kabupaten Rembang. Kemudian pindah ke Surabaya. Sehari-hari ia bekerja sebagai kuli bangunan.

Uang hasil membegal itu digunakam untuk membeli motor dan memenuhi kebutuhan.

"Untuk beli motor sama kebutuhan, minum sama kebutuhan sehari-hari," katanya.

SY, si penadah mengatakan, sudah membeli motor dari komplotan S tiga kali.

Ia mengaku tidak mengetahui jika motor tersebut hasil kejahatan. Namun saat konferensi pers S menyangkal.

Sebab, ia mengaku sudah menyampaikan bahwa itu merupakan motor curian.

"Ada yang Rp 5,4 juta ada yang Rp 6,3 juta. Saya pakai sendiri sama saya jual Rp 6,7 juta, " kata SY. (vah/khim)

 



Editor : Abdul Rokhim
#rembang #begal rembang #begal ditembak #begal #sedan #lasem