Kedua figur sudah didaftarkan. Meski di publik belum menyampaikan secara blak-blakan nama-nama dan dari parpol mana. Dari informasi berbagai sumber yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus, ada ketua partai Golkar Rembang dan Ketua PAN Rembang.
Seputar bergabungnya dua mantan ketua parpol sudah ramai diperbincangkan. Termasuk beredar di platform video Youtube. Terkait kabar ini wartawan Jawa Pos Radar Kudus ini berhasil kroscek usai Hanura Rembang daftarkan bakal calon legislatif di KPUD Rembang.
Iya KPUD Rembang ramai di datangi parpol untuk daftarkan bacaleg untuk pemilu 2024. Salah satunya Hanura yang targetkan 7 kursi. Yang menarik ada dua mantan ketua parpol yang tahun ini memutuskan bergabung.
Keduanya sudah didaftarkan. Oleh Ketua DPC Hanura, Nur Hasan dan Sekretaris DPC Hanura, Kabupaten Rembang Dumadiyono. 29 bacaleg laki-laki dan 16 balaceg perempuan. Yang menarik lagi akan bertarung hebat dapil 2, Lasem dan Pancur untuk berebut kursi.
Sektetaris DPC Hanura, Dumadiyono tepat tanggal 11 Mei, pukul 13.00 dari pengurus partai Hanura Kabupaten Rembang mendaftarkan bacaleg 2024. Hasilnya dinyatakan lengkap dan komplit. Sudah penuhi syarat.
”Total ada 45 bacaleg yang kita daftarkan. Keterwakilanya perempuan sudah diatas 30 persen. Target ada 7, tiap dapil satu. Di tahun 2019, target 4 kursi dapat 2 kursi,” terangnya.
Ditanya seputar kabar ketua DPC Partai Hanura di dapil 2 tidak ditampik. Sejauh ini persiapanya dari 7 dapil yang paling berat di dapil 2. Sehingga kompensasinya ketua Hanura Rembang mencalonkan diri kesana.
”Untuk strategi ada satu dapil yang kami anggap kurang kuat sehingga ketua DPC Partai Hanura turun tangan dan gunung. Dapil 2, Lasem dan Pancur,” imbuhnya.
”Ada dua mantan ketua parpol gabung Hanura. Siap nyaleg. Sudah didaftarkan. Berkas kita terima dan lengkap,” imbuhnya.
Ketua DPC Hanura Kabupaten Rembang, Nur Hasan menambahkan seputar kesiapanya mencalonkan di dapil 2. Secara pribadi siap. Banyak teman-teman yang mendukung.
”Ada 3 kategori. Pertama Nomor 1-2 biasanya siap menang. Nomor 2-3 siap menang dan kalah. Kemudian 4-6 atau 7 siap kalah. Dari 7 dapil terisi orang-orang siap menang,” imbuhnya. (noe) Editor : Ali Mustofa