Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Viral! Aksi Perkelahian Pemuda di Lasem Rembang saat Malam Takbiran, Ini Penyebabnya

Abdul Rokhim • Minggu, 23 April 2023 | 22:38 WIB
AMANKAN: Petugas kepolisian mencoba mengamankan pemuda asal Desa Ngemplak dan Desa Babagan yang terlibat perkelahian saat malam takbir keliling pada Jumat (21/4). (TANGKAPAN LAYAR ISTIMEWA)
AMANKAN: Petugas kepolisian mencoba mengamankan pemuda asal Desa Ngemplak dan Desa Babagan yang terlibat perkelahian saat malam takbir keliling pada Jumat (21/4). (TANGKAPAN LAYAR ISTIMEWA)
REMBANG – Aksi perkelahian pemuda saat malam takbiran terjadi di Kecamatan Lasem pada Jumat (21/4). Beruntung, gesekan tersebut berakhir damai usai dilakukan mediasi antara dua belah pihak.

Baca Juga : H+1 Lebaran, Pedagang di Taman Rekreasi Pantai Kartini Tak Ditarik Retribusi, Ini Alasannya

Sebelumnya, viral di media sosial video berdurasi 20 detik yang memperlihatkan aksi perkelahian di tengah perayaan takbir keliling di Kecamatan Lasem.

Dalam video tersebut, nampak sejumlah pemuda saling baku hantam di tengah perayaan Hari Raya Idul Fitri tersebut. Beruntung, petugas segera melerai dan mengamankan yang bersangkutan.

Baca Juga : Diduga Kelelahan, Pengusaha Perahu Wisata di Pantai Karangjahe Rembang Meninggal Dunia

Kapolsek Lasem, AKP Arif Kristiawan menuturkan, perkelahian yang melibatkan pemuda asal Desa Ngemplak dan Desa Babagan tersebut terjadi sekira pukul 22.00.

Diketahui, kejadian tersebut terjadi di Jalan Lasem-Jatirogo tepatnya di Perempatan Jago.

”Keributan terjadi di Jalan Lasem-Jatirogo. Tepatnya di perempatan Jago Lasem. Keributan melibatkan pemuda dari desa Ngemplak dan Babagan,” katanya.

Lebih lanjut, kata AKP Arif, kejadian bermula saat Lukman yang berasal dari rombongan takbir keliling dari Desa Ngemplak menyalakan kembang api.

Baca Juga : Bupati Rembang Bayar Zakat Penghasilan, Ini Nominalnya

Namun, secara tidak sengaja kembang api tersebut mengenai wajah Sulistiyono warga Desa Babagan yang saat itu tengah menonton.

Lantaran tak terima, Sulistiyono pun lantas menghubungi temannya. Dan tak berselang lama terjadilah keributan hingga mengakibatkan ponsel milik Sulistiyono hilang.

”Sekira pukul 24.00 WIB diadakan mediasi perwakilan pemuda Desa Babagan dan perwakilan pemuda Desa Ngemplak dengan didampingi oleh aparat dari TNI-Polri,” terangnya.

Setelah dilakukan musyawarah, akhirnya Lukman pun bersedia mengganti kerugian ponsel yang hilang pada saat keributan. Dan kedua belah pihak sudah saling memaafkan. Serta permasalahan antara keduanya pun sudah dianggap selesai.

”Tidak ada laporan dari kedua pihak terkait kejadian keributan. Meski demikian, kami upayakan untuk mediasi dari kedua belah pihak untuk menjaga kondusifitas di wilayah Kecamatan Lasem,” tegasnya. (noe/khim) Editor : Abdul Rokhim
#lasem rembang #rembang #takbir keliling #perkelahian #viral video perkelahian #malam takbiran #lasem