Baca Juga : Mantan Wabup Rembang Bayu Andriyanto Perkuat Sinyal bakal Nyalon Bupati Rembang di 2024, Ini Alasannya
Ketua DPC PKB Rembang Muhammad Hanies Cholil Barro' atau yang kerap disapa Gus Hanies itu tak merasa risau apabila ada pihak-pihak yang muncul ke permukaan dan digosipkan sebagai bakal calon. Kalaupun ada, ia menganggap fenomena semacam itu hanya bersifat "cek ombak".
"Kami belajar dari pengalaman. Kemarin yang lebih dulu muncul, panas di awal, tapi tidak jadi maju," ungkapnya.
Pada Pilkada 2020 lalu, Hanies memang tampil sebagai pemenang. Dan mendudukkan dia di Kursi Wakil Bupati berdampingan dengan Abdul Hafidz sebagai bupati. Pasangan tersebut berhasil menggaet suara dengan dukungan sejumlah partai koalisi.
Diantaranya Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan Partai Golongan Karya (Golkar). Sampai dengan satu tahun menjelang 2024 ini, Hanies mengaku belum melakukan komunikasi politik. Meski demikian, ia mengklaim saat ini hubungan bersama partai koalisi bahkan di luar koalisi sudah berjalan baik.
"Tidak ada hambatan kalau komunikasi. Komunikasi parpol lain clear notabene partai koalisi (saat Pilkada 2020,Red). Bahkan dengan partai yang di luar koalisi. Tapi kalau lobi pilkada ini masih sangat dini," ungkapnya.
Untuk saat ini, pihaknya masih berfokus untuk persiapan Pemilihan Legislatif. "Pilkada ya nanti lihat perolehan kursinya," ungkapnya.
Soal persiapan Pemilihan Legislatif (Pileg), DPC PKB Rembang mengklaim mengantongi 45 kandidat. Dari jumlah tersebut, diisi para politisi muda hingga pemain lama. Sementara, untuk para incumbent, hampir dipastikan akan mencalonkan diri kembali. (vah/ali) Editor : Abdul Rokhim