Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pendaki Gunung Argopuro Lasem Meninggal karena Kedinginan, Begini Kronologinya

Kholid Hazmi • Minggu, 9 Oktober 2022 | 23:19 WIB
Photo
Photo
REMBANG - Pendaki Gunung Argopuro, Lasem bernama ED, 30, meninggal dunia setelah sempat mengalami hipotermia atau menurunnya suhu tubuh secara ekstrim.

Kejadian nahas itu bermula ketika korban ED, warga Pandean, Rembang bersama dua rekannya bernama Roy Yulianto dan Irwansyah berniat ke puncak Argopuro Lasem. Mereka berangkat pada Sabtu (8/10) sekitar pukul 17.00.

Ketiga pendaki itu naik ke puncak Argopuro melalui jalur di Desa Ngroto, Kecamatan Pancur. Sesampainya di TKP pada Minggu (9/10), Roy Yulianto menghubungi rekannya bernama Mustofa, bahwa ED mengalami hipotermia. Namun saat itu kondisi ED masih sadar, hanya badannya lemas.

Mustofa lalu bersama rekannya bersama Alif menuju ke puncak Argopuro pada Minggu (9/10) sekitar pukul 04.00. Informasi ED yang mengalami hipotermia itu juga diteruskan ke Polsek Pancur dan tim SAR dari BPBD Rembang.

Dengan bantuan tim SAR dan para pendaki lainnya, korban dibawa dengan tandu ke Desa Ngroto. Mereka kemudian tiba di Desa Ngroto sekitar pukul 09.45.

Korban ED lalu langsung dibawa ke PKU Muhammadiyah Pamotan untuk mendapatkan perawatan medis. Namun nyawanya tak tertolong.

Kapolsek Pancur Iptu Ali Nur Mukhid mengungkapkan, korban diduga meninggal karena hipotermia atau kedinginan yang ekstrim. Hasil pemeriksaan dari tim medis juga tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan.

"Lokasi kejadian masuknya wilayah Kecamatan Lasem, kami hanya membantu evakuasi korban saja," jelas kapolsek. Editor : Kholid Hazmi
#gunung argopuro lasem #hipotermia #pendaki gunung hipotermia #gunung lasem #bpbd rembang #pendaki gunung