Baca Juga : PPP Bersalawat, Ribuan Warga Rembang Padati Stadion Krida
Bupati Rembang, Abdul Hafidz saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus menyangkan aksi pencurian pada fasilitas umum tersebut. Ia pun mendorong OPD terkait untuk melaporkannya ke pihak kepolisian.
”Anggota Dinas Perhubungan (Dishub) menemukan pencurian KWh meter dan kabel LPJU saat melakukan operasi. Tentu, kami sangat menyayangkan tindakan tersebut,” prihatinnya.
Ia menambahkan, ada sembilan kWh yang dicuri di beberapa lokasi. Yakni, di sekitar SPBU Bulu ke selatan, area gudang tembakau, area Nyikaran, serta sekitar depan pondok pesantren Alhamdulillah, Kemadu.
”Bagaimana pun itu tidak bisa dibenarkan, sangat merugikan. Terlebih itu fasilitas umum,” katanya.
Lebih Lanjut, Hafdz menuturkan, permasalahan penerangan lampu memang menjadi masalah klasik di Kabupaten Rembang. Ia menyebut, kendala LPJU tidak hanya di Rembang-Blora saja. Namun, juga di pantura Rembang-Lasem. Mengingat, komponennya yang mahal.
”Di daerah Rembang-Lasem itu tenaga surya. Setelah, dicek satu persatu ternyata komponen mahal sekali. Hitung-hitungan lebih baik beli baru daripada diperbaiki. Jangka waktunya juga tidak begitu lama,” katanya.
Atas pencurian itu, Hafidz pun mengintruksikan OPD terkait untuk bertindak cepat memperbaikinya. Mengingat, kondisi jalan yang gelap gulita di malam hari dapat membahayakan pengendara. (noe/khim) Editor : Abdul Rokhim