Baca Juga : Gelar Razia, Satpol PP Temukan Dugaan Warung Makan di Pantura Kaliori Jadi Tempat Pijat Plus-Plus
Terbaru, Senin (4/6) kecelakaan lalu lintas melibatkan dua sepeda motor dan truk terjadi di Jalan Nasional Rembang-Blora tepatnya di depan GOR Mbesi. Pengendara berinisial ECS, warga Rowobungkul, Ngawen, Blora, yang merupakan karyawan pabrik sepatu itu pun tewas di tempat kejadian.
Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.30. Semula korban melaju dari arah utara (Rembang) menuju ke arah selatan (Blora). Setibanya di TKP, korban yang mengendarai Honda Scoopy K 2279 BE tersebut hendak menyalip kendaraan di depannya.
Namun, dari arah berlawanan tiba-tiba melaju sepeda motor Megapro AD 6479 BU dengan kecepatan tinggi. Karena jarak yang terlalu dekat, kecelakaan pun tak terhindarkan.
"Diduga pengendara Scoopy saat menyalip terlalu ke kanan, lalu bertabrakan dengan Megapro. Pengendara Scoopy jatuh ke kiri dan terlindas kendaraan yang hendak disalip,” jelas Kasatlantas Polres Rembang AKP Dwi Panji Lestari.
Kecelakaan serupa juga menimpa karyawan pabrik sepatu, LI, warga Desa Dadapan Kecamatan Sedan pada Jumat (27/6) sekitar pukul 06.00. Tepatnya di wilayah Desa Sidowayah, Pancur. Kejadian bermula saat korban perempuan berusia 27 tahun itu mengendarai sepeda motor dari arah Desa Dadapan menuju arah Desa Sidowayah.
Baca Juga : Kecelakaan di GOR Mbesi Rembang Karyawan Pabrik Sepatu Asal Blora Tewas, Begini Kronologinya
Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan yang dikemudikan korban tiba-tiba oleng ke kanan. Nahas, pada saat bersamaan melaju kendaraan dari arah berlawanan. Terjadilah senggolan, sehingga motor korban terjatuh. Sementara kendaraan yang terlibat, justru pergi meninggalkan lokasi kejadian. Akibatnya, korban mengalami sejumlah luka. Saat sampai rumah sakit, korban pun meninggal dunia.
Terakhir, kecelakaan maut juga menimpa karyawan pabrik sepatu di Rembang tepatnya di jalan Pantura Lasem. Perempuan pengendara sepeda motor meninggal dunia akibat peristiwa tersebut. Kendaraanya oleng, tersambar bus yang tidak diketahui identitasnya.
Kanit Laka Polres Rembang Ipda Yeni Dwi Sukmawati menjelaskan, kecelakaan terjadi pada Sabtu malam (28/5) sekira pukul 18.30. Korban MZ, 20, warga Desa Sumbergirang, Kecamatan Lasem yang merupakan karyawan pabrik sepatu itu diduga dalam perjalanan pulang usai lembur bekerja.
Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus, semula korban naik Honda Beat dari barat ke timur. Karena menghindari jalan rusak, kendaraannya pun akhirnya hilang kendali dan terjatuh.
Nahas, dibelakangnya melaju bus yang tidak diketahui identitasnya. Karena jarak yang terlalu dekat. Tabrakan tak terhindarkan. Usai menabrak korban, bus justru terus melaju ke arah timur.
”Akibat terjatuh korban mengalami luka parah di bagian kepala hingga meninggal dunia. Sementara, untuk bus belum diketahui identitasnya. Hingga kini, kami masih terus lakukan penyelidikan terkait kasus tersebut,” ungkap Kanit Laka Satlantas Polres Rembang, Ipda Yeni Dwi Sukmawati. (noe/vah/ali/khim)