Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tok! Bupati Rembang Larang Takbir Keliling, Begini Alasannya

Abdul Rokhim • Rabu, 27 April 2022 | 23:52 WIB
FOTO BERSAMA:  Beberapa tenaga kesehatan foto bersama dengan Bupati Rembang usai menerima surat keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di pendapa museum RA Kartini Rembang pada Jumat (26/5). (ISTIMEWA/RADAR KUDUS)
FOTO BERSAMA: Beberapa tenaga kesehatan foto bersama dengan Bupati Rembang usai menerima surat keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di pendapa museum RA Kartini Rembang pada Jumat (26/5). (ISTIMEWA/RADAR KUDUS)
REMBANG – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Rembang resmi melarang masyarakat untuk menggelar kegiatan takbir keliling. Hal itu diketahui, setelah sebelumnya dilaksanakan rapat koordinasi lintas sektoral di tingkat Provinsi pada Rabu (27/4). Hasilnya, pelaksanaan takbir keliling dipastikan dilarang.

Baca Juga : Razia Balap Liar, Polres Rembang Amankan 39 Kendaraan Roda Dua

Bupati Rembang Abdul Hafidz saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus membenarkan pelarangan tersebut. Dia menuturkan, hal itu diambil menyusul hasil rakor lintas sektoral di tingkat Provinsi. Nantinya, Gubernur dan Pemda akan menerbitkan surat edaran. Menganjurkan takbiran hanya di musala maupun rumah masing-masing.

”Setelah adanya koordinasi, pemda akan membuat surat edaran khusus sesuai dengan intruksi Gubernur. Yang pasti dilarang,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Hafidz menuturkan, secara teknis masyarakat tidak diperbolehkan melaksanakan takbiran mengelilingi kota. Apalagi menggunakan sound system di atas kendaraan-kendaraan besar. Jika ada yang melanggar nantinya petugas kepolisian yang menertibkan.

”Itu hasil rapat koordinasi lintas sektoral. Dari Forkompimda Provinsi jelas Gubernur melarang untuk takbir keliling. Apalagi menggunakan truk-truk. Nanti petugas yang mengamankan,” penekanannya.

Selain itu, hasil rapat yang tidak kalah penting juga berhasil diputuskan. Yakni, menjelang hari raya dan arus mudik. Daerah sudah memberikan fasilitas-fasilitas. Baik pelayanan kesehatan, infrasruktur dan transportasi. "Kalau mudik, kami sudah pertimbangkan sebagaimana mestinya," katanya. (noe/khim) Editor : Abdul Rokhim
#Abdul Hafidz #bupati rembang #rembang #takbir keliling rembang #takbir keliling #Bupati Abdul Hafidz #takbir keliling di rembang dilarang