Daftar juara kemarin yakni, juara I Alvita Rizqi Amalia (Smanela), juara II Dhenok Aurora Candra (Smanela), juara III Dian Fitriyani (Desa Mojorembun, Kaliori), Harapan I Gabriele Florecita (Gedongmulyo, Lasem), Harapan II Tria Sri Rejeki (Smanela), Harapan III Ahmad Zainul Haq (Smanela) dan Favorit Candrika Ilham Wijaya (Desa Kumendung, Rembang).
Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro' yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan beberapa tugas berat duta museum. Tidak boleh “leha-leha”. Setelah menjadi duta museum dan mendapat hadiah tidak bekerja.
”Tugasnya semakin berat. Mengenalkan museum. Meningkatkan kunjungan masyarakat. Itu menjadi tugas pokok duta museum,” ujarnya.
Gus Wabup mendorong untuk memanfaatkan teknologi informasi. Diminta branding lagi. Ada medsos yang bisa dimanfaatkan yang resmi punya dinas. Kominfo juga bisa diajak koordinasi bersama duta-duta museum.
”Teknologi informasi harus dimanfaatkan secara baik. Agar promosi museum kita lebih baik lagi dan kunjungan meningkat,” harapanya.
Begitupun dari sisi infrastruktur. Dari kawan-kawan Gus Wabup dan masyarakat catatan di museum RA Kartini sumuk. Di beberapa bagian penerangan kurang maksimal. Dari Pemkab berupaya memperbaiki untuk membuat nyaman.
Secepatnya dilakukan. Koordinasi dengan Kepala Dinbudpar. Disamping kerja sama dengan sekolahan, Kementerian Agama dan perguruan tinggi. Itu juga penting dalam rangka meningkatkan kunjungan.
”Untuk eksplorasi sekolahan-sekolahan SMA-SMK, MA, SMP semuanya ikut dilibatkan. Dikasih tahu. Sosialisasinya. Ada juga teman-teman perguruan tinggi di Kabupaten Rembang selayaknya diajak juga bekerjasama,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar), Mutaqin menambahkan pemilihan duta museum 2022 dari hasil pengamatannya ada sedikit penurunan. Di samping itu pula, sebagai persiapan diri manakala nanti ada seleksi duta museum tingkat Provinsi.
”Biar kita mewakili duta museum ditingkat Provinsi tahun ini dilaksanakan. Dilakukan seleksi di tingkat Kabupaten,” imbuhnya. (noe/ali) Editor : Abdul Rokhim