WISNU AJI, Radar Kudus, Rembang
WARTAWAN koran ini tiba di rumah Sinta -panggilan akrab Sinta Auliya Maulidiya- RT 3/RW III, Desa Samaran, Pamotan, Rembang, pukul 12.15. Suasana di desa itu lengang. Cuacanya mendung. Tidak lama kemudian hujan turun cukup lebat.
Rumah Sinta berdinding bata ringan. Belum plesteran. Saat itu ibu Sinta, Shoimah duduk lesehan memakai gamis batik kombinasi bagian bawah warna kuning. Berhijab warna pink.
Belum sampai wartawan ini bertanya banyak, beberapa menit dia dapat telepon dari suaminya, Muchlisin. Telepon itu diangkatnya. Kemudian dia masuk ke rumah. Anaknya keduanya atau adik dari Sinta, Haihanatul Fariha ditinggal di depan. Sesekali terdengar suara Shoimah menanyakan kabar Sinta.
Sinta tiba di Jakarta Sabtu (19/2) pukul 19.00. Dia didampingi bapaknya, Muchlisin. Sementara ibunya Shoimah menunggu di rumah bersama anak keduanya. Sesekali terus update perkembangan anaknya lewat informasi sambungan telepon dari suaminya.
Shoimah mengucapkan terima kasih kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang mengobati anaknya. Tidak dipungut biaya.
”Dene penyakit lare kulo, mugi-mugi enggal sembuh (Jika penyakit anak saya semoga segera sembuh, Red). Ikhlas. Terima ngelakoni, sabar,” jelasnya.
Dia juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua orang yang sudah membantu materi, doa, dan perjuangan lainnya. ”Kulo boten saget bales napa-napa. Kulo ngaturake maturnuwun sanget. Lan pandongane, supados inggal waras lare kulo (Saya tidak bisa membalas apa-apa. Saya mengucapkan terima kasih. Dan mohon doanya semoga anak saya segera sembuh, Red),” ucapnya sambil terbata-bata.
Selain wartawan ini, Shoimah juga kedatangan beberapa kepala desa dari Rembang. Salah satunya Kades Kumendung Dwi Handayani.
Dwi Handayani berharap apapun yang terjadi terhadap Sinta, keluarga bisa pasrah. Karena dari tim medis berusaha yang terbaik untuk Sinta.
”Perjuangan mengantarkan dek Sinta pengobatan ini luar biasa. Peran serta dari semua lini. Mulai Gus Umam, Gus Baha sampai Kapolri itu luar biasa bagi kami,” tandasnya.
Menurutnya pengobatan Sinta merupakan karunia luar biasa. ”Semoga keluarga Muchlisin dan Shoimah diberikan ketabahan ketabahan, keiklasan dan kesabaran. Anaknya bisa kembali sehat, main dan sekolah lagi untuk menggapai cita-citanya sebagai Polwan,” ujarnya.
Baca Juga : Divideo Call Kapolri, Bocah Penderita Tumor asal Rembang Dibawa ke Jakarta
Kades Ukir, Sale, Novi menjelaskan sebelum dijemput polisi, ada rencana bersama bapak dan ibunya Sinta akan berziarah bersama Gus Umam. Minta doa untuk kesembuhan. Tetapi, Sabtu (19/2) sudah dibawa ke Jakarta.
Sementara itu, Kepala Desa Guru Pendawa H. M Jidan Gunorejo turut mengucapkan terima kasih kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Atas dedikasinya dan kemanusiaan yang luar biasa. Sabtu lalu menjemput Sinta dibawa ke Jakarta gunakan heli. ”Kami datang ke sini pertama menguatkan keluarga,” ucapnya.
Jidan berharap keluarga tetap tabah hadapi semua ini. Dia bersama perwakilan kades lainnya datang ke rumah Sinta untuk menginformasikan kondisi putrinya. Bahwa anaknya di Jakarta ditangani dokter-dokter spesialis.
”Maka apapun hasilnya atau endingnya pengobatan di Jakarta diserahkan allah SWT. Itu yang terbaik buat dek Sinta,” harapanya. (*/zen) Editor : Abdul Rokhim