Hal ini disampaikan oleh Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan setelah apel pengamanan tahun baru di Alun-alun Rembang baru-baru ini. Ia menyampaikan belum ada kejadian yang menonjol.
Ada dua pos pengamanan. Yakni Di Jembatan Timbang Temperak Sarang dan alun-alun. Tidak ada penyekatan. Namun pihaknya melakukan monitoring dengan pemeriksaan antigen random.
Sementara, RSUD akan dijadikan rumah sakit rujukan. Dan puskesmas sluke sebagai tempat isolasi terpusat. Apabila ada pengendara yang diketahui reaktif, lanjut dia, saat ini sudah disiapkan rumah sakit rujukan. Yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soetrasno Rembang dan puskesmas sluke sebagai tempat isolasi terpusat.
"Sampai saat ini belum ada kejadian menonjol. Antigen masih dilaksanakan," ujarnya.
Di dua pos tersebut, kata AKBP Dandy, setiap hari, jika pagi hari, rata-rata dilakukan pemeriksaan kepada sekitar 10 orang. "Sore kami lakukan lagi. Malam kami lakukan lagi. Kurang lebih ya 200-300 orang," katanya.
Pihaknya mengaku, hingga 31/12 kemarin belum menemukan pengendara yang reaktif. "Sampai saat ini belum kami temukan yang reaktif," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Ia menyampaikan, pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) jelang tahun baru akan disesuaikan berdasarkan situasi wilayah masing-masing. (vah/ali) Editor : Kholid Hazmi