Kemarin, Bupati Rembang Abdul Hafidz bersama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang Supadi mendatangi kediaman Khumaidi untuk memberikan bantuan. Total terkumpul Rp 25 juta dan 130 sak semen untuk pembangunan rumah yang ludes terbakar.
Hafidz pribadi memberikan 50 sak semen, jumlah itu sama seperti yang diberikan Supadi. Bantuan lainnya, melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Rembang, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemerintah Kecamatan Sarang.
Rinciannya, Baznas menyalurkan Rp 10 juta, Pemkab Rp 15 juta. "Kemudian dari perorangan ada Semen terkumpul 130 sak. Paling tidak ini membantu untuk pembangunan berdirinya rumah ini. Termasuk memfasilitasi pengurusan kembali surat-surat yang terbakar. Kami urus, kami tugasi Pak Camat untuk mengurusnya,” ujar Hafidz.
Ia memberikan dukungan moral dan motivasi agar korban tidam larut dalam kesedihan. Khumaidi sendiri merasa terbantu. Rencana ia mulai memperbaiki rumah bulan depan. Untuk sementara waktu sampai menunggu rumahnya berdiri dia bersama keluarganya tinggal di tenda darurat pinjaman dari BPBD.
"Nggih Remen. Sampun didamelake Pak Bupati boten remen sepundi (ya senang sudah dibangunkan pak bupati)," ujarnya.
Sebelumnya, kebakaran itu terjadi kemarin (19/10) sekitar pukul 08.30. Saat kejadian ia sedang berada di Sawah, sedangkan istri menghadiri pengajian di rumah tetangga. Kerugian ditaksir ratusan juta rupiah akibat rumah ludes terbakar beserta surat-surat berharga di dalamnya. (ali) Editor : Ali Mustofa