Ada dua tugu batas kota yang bakal dipoles. Diantarnya di dekat Kantor Inspektorat Rembang dan Jalan Gajah Mada barat hotel Pantura. Jika tak ada hambatan tahun 2022 akan direalisasikan.
Bupati Rembang, Abdul Hafidz menyebutkan untuk gapura yang lama rencananya akan dilakukan direnovasi. Untuk yang baru akan ditempatkan kurang lebih di sekitar Dinas Perhubungan dan Kaliori. ”Akan diperpanjang batas kotanya. Insya’Allah kalau terlaksana kelihatannya tahun 2021,” ujarnya.
Signal penataan gapura batas kota tidak sekadar isapan jempol. Sekda Rembang Fahrudin saat dikonfirmasi tidak menampik terkait program yang direncanakan bupati Rembang, Abdul Hafidz. Menurutnya penataan tersebut sekaligus dalam rangka menambah nilai estetika dalam wajah kota.
Menurut pejabat dari Sedan tersebut menyampaikan Rembang sudah ada batas kota. Namun akan diperluas lagi. Sampai di sekitar Dinas Perhubungan. Kemudian barat juga sama. Kemungkinan perbatasan Kaliori.
”Untuk model diserahkan pemberi CSR. Disesuaikan dengan kondisi ikon Rembang. Sudah barang tentu ada unsur sponsor. Mengiyakan sepanjang tidak mendominasi,” imbuhnya.
Sekda memastikan jika gapura lama tetap diperbaiki. Artinya tetap ada. Itu merupakan perluasan atau tambahan kekurangan gapura batas kota. “Harapan kami agar batas kota terlihat lebih hidup dan baik,” imbuhnya. (ali) Editor : Ali Mustofa