RADAR KUDUS - Hari Raya Idul Adha menjadi salah satu momen paling istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia.
Selain identik dengan ibadah kurban, umat Muslim juga dianjurkan melaksanakan sholat Idul Adha secara berjamaah sebagai bentuk syukur dan pengagungan kepada Allah SWT.
Menjelang hari raya, banyak masyarakat mulai mencari bacaan niat, tata cara pelaksanaan, hingga keutamaan sholat Idul Adha agar ibadah yang dilakukan semakin khusyuk dan sesuai sunnah.
Apa Itu Sholat Idul Adha?
Sholat Idul Adha adalah sholat sunnah dua rakaat yang dilaksanakan pada tanggal 10 Zulhijah di pagi hari setelah matahari terbit.
Sholat ini menjadi bagian penting dalam perayaan Hari Raya Kurban dan biasanya dilakukan secara berjamaah di masjid maupun lapangan terbuka.
Hukum sholat Idul Adha adalah sunnah muakkad atau sangat dianjurkan.
Rasulullah SAW secara rutin melaksanakannya dan mengajak seluruh umat Muslim, termasuk perempuan dan anak-anak, untuk menghadiri pelaksanaan sholat hari raya.
Niat Sholat Idul Adha
Niat sholat Idul Adha dapat dibaca dalam hati sebelum takbiratul ihram. Berikut bacaan niatnya:
Niat Sholat Idul Adha sebagai Makmum
Arab:
اللّٰهُمَّ إِنِّيْ أُصَلِّيْ سُنَّةَ لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
“Ushallii sunnatan li ‘iidil adhhaa rak‘ataini ma’muuman lillaahi ta‘aalaa.”
Artinya:
“Saya niat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
Niat Sholat Idul Adha sebagai Imam
Arab:
اللّٰهُمَّ إِنِّيْ أُصَلِّيْ سُنَّةَ لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
“Ushallii sunnatan li ‘iidil adhhaa rak‘ataini imaaman lillaahi ta‘aalaa.”
Artinya:
“Saya niat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
Niat Sholat Idul Adha Sendiri
Arab:
اللّٰهُمَّ إِنِّيْ أُصَلِّيْ سُنَّةَ لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
“Ushallii sunnatan li ‘iidil adhhaa rak‘ataini lillaahi ta‘aalaa.”
Artinya:
“Saya niat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Sholat Idul Adha
Pelaksanaan sholat Idul Adha berbeda dengan sholat sunnah biasa karena terdapat tambahan takbir di setiap rakaatnya. Berikut tata caranya:
Rakaat Pertama
- Membaca niat.
- Takbiratul ihram.
- Membaca doa iftitah.
- Takbir sebanyak tujuh kali selain takbiratul ihram.
- Membaca surat Al-Fatihah.
- Disunnahkan membaca surat Al-A’la.
- Rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, lalu sujud kedua seperti biasa.
Rakaat Kedua
- Berdiri untuk rakaat kedua.
- Takbir sebanyak lima kali sebelum membaca Al-Fatihah.
- Membaca surat Al-Fatihah.
- Disunnahkan membaca surat Al-Ghasyiyah.
- Menyelesaikan rakaat kedua hingga salam.
Setelah sholat selesai, biasanya dilanjutkan dengan khutbah Idul Adha yang berisi pesan keagamaan, makna pengorbanan, dan ajakan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Keutamaan Sholat Idul Adha
Sholat Idul Adha memiliki banyak keutamaan yang sayang dilewatkan. Berikut beberapa di antaranya:
1. Menjalankan Sunnah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW selalu melaksanakan sholat Id dan menganjurkan umatnya untuk hadir. Dengan mengerjakannya, umat Islam berarti mengikuti sunnah Nabi.
2. Menjadi Sarana Mempererat Silaturahmi
Sholat Idul Adha mempertemukan banyak umat Muslim dalam satu tempat. Momen ini menjadi sarana mempererat persaudaraan dan kebersamaan antarwarga.
3. Mengingat Keteladanan Nabi Ibrahim AS
Hari Raya Idul Adha identik dengan kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Melalui sholat Id, umat Islam diajak meneladani keikhlasan, ketaatan, dan pengorbanan demi menjalankan perintah Allah SWT.
4. Mendapatkan Pahala dan Keberkahan
Meski hukumnya sunnah, sholat Idul Adha memiliki pahala besar bagi yang mengerjakannya. Selain itu, hari raya menjadi waktu penuh keberkahan dan ampunan.
Sunnah Sebelum Sholat Idul Adha
Ada beberapa amalan sunnah yang dianjurkan sebelum melaksanakan sholat Idul Adha, antara lain:
- Mandi sebelum berangkat sholat.
- Memakai pakaian terbaik dan bersih.
- Menggunakan wewangian.
- Berjalan kaki menuju tempat sholat jika memungkinkan.
- Mengumandangkan takbir sejak malam Idul Adha hingga hari tasyrik.
- Tidak makan terlebih dahulu sebelum sholat Idul Adha bagi yang berkurban.
Sholat Idul Adha bukan sekadar ibadah sunnah tahunan, tetapi juga momentum memperkuat ketakwaan dan kepedulian sosial.
Dengan memahami niat, tata cara, serta keutamaannya, umat Muslim dapat menjalankan ibadah ini dengan lebih khusyuk dan penuh makna.
Selain menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT, Idul Adha juga mengajarkan pentingnya keikhlasan dan pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari.
Editor : Mahendra Aditya