Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Gelombang Pertama Tuntas, Lebih dari 106 Ribu Jemaah Indonesia Tiba di Tanah Suci

Mahendra Aditya Restiawan • Jumat, 8 Mei 2026 | 08:32 WIB
Jamaah menunaikan ibadah haji.
Jamaah menunaikan ibadah haji.

MADINAH, Radar Kudus – Proses kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama di Kota Madinah, Arab Saudi, resmi berakhir pada Kamis (7/5/2026) dini hari waktu setempat. Selanjutnya, layanan operasional haji akan difokuskan pada kedatangan jemaah gelombang kedua melalui Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, serta proses pemberangkatan jemaah dari Madinah menuju Makkah.

Penutupan fase kedatangan gelombang pertama ditandai dengan tibanya dua kloter terakhir di Madinah setelah operasional haji berlangsung selama 16 hari sejak dimulai pada 22 April 2026.

Kloter terakhir yang tiba berasal dari Embarkasi Jawa Barat KJT 20 dengan jumlah 445 jemaah. Mereka ditempatkan di Hotel Arjwan Al Salam dan Hotel Hayat Al Huda di kawasan Madinah pada pukul 02.15 waktu Arab Saudi.

Baca Juga: Fasilitas Haji 2026 Makin Modern, Mina Kini Punya 7.838 Toilet untuk Jemaah

Selain itu, sebanyak 445 jemaah asal Kalimantan Barat yang tergabung dalam Kloter BTH 14 juga tiba beberapa jam kemudian dan menempati Trippl One Hotel serta Manazil Alrahma Hotel.

Kepala Sektor 4 Madinah, Mualim Tamim, mengatakan hari tersebut menjadi penutup resmi proses penerimaan jemaah haji gelombang pertama di Madinah.

Meski berjalan lancar, proses penyambutan jemaah sempat menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait kondisi “pecah hotel”, yakni jemaah dalam satu kloter harus menginap di hotel berbeda karena keterbatasan kapasitas penginapan.

Baca Juga: WC 3 Jadi Patokan Keliru, Jemaah Haji Indonesia Kerap Bingung Cari Terminal

Menurut Mualim, kondisi akan lebih rumit apabila jemaah mengalami “pecah sektor” karena lokasi hotel menjadi semakin berjauhan. Namun PPIH memastikan seluruh jemaah tetap mendapat layanan transportasi menuju hotel masing-masing.

Petugas juga menghadapi kendala saat rombongan jemaah yang datang dari bandara tidak sesuai urutan manifes. Hal tersebut membuat proses pembagian kamar hotel membutuhkan waktu lebih lama karena petugas harus menyusun ulang rombongan sesuai data penginapan.

Meski demikian, PPIH menegaskan seluruh layanan penyambutan tetap berjalan optimal dengan dukungan kendaraan dan petugas di setiap sektor Madinah.

Setelah fase kedatangan berakhir, Daerah Kerja (Daker) Madinah kini memusatkan perhatian pada proses pendorongan jemaah menuju Kota Makkah. Jemaah yang telah berada sekitar delapan hari di Madinah mulai diberangkatkan secara bertahap untuk melaksanakan umrah wajib dan persiapan menuju puncak haji.

Hingga saat ini tercatat sebanyak 274 kloter dengan total lebih dari 106 ribu jemaah Indonesia telah tiba di Tanah Suci. Sementara total jemaah haji Indonesia tahun 2026 mencapai sekitar 203.300 orang yang tergabung dalam 527 kloter.

Pemerintah berharap proses perpindahan jemaah dari Madinah ke Makkah berjalan lancar sehingga seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan aman, nyaman, dan tertib.

Editor : Mahendra Aditya
#PPIH Arab Saudi #haji Indonesia 2026 #jemaah haji Madinah #gelombang pertama haji #pemberangkatan haji ke Makkah