Mau Tubuh Sehat dan Ibadah Lancar? Ini Panduan Makanan Halal & Thoyyibnya!

Ali Mustofa • Dipublikasikan Sabtu, 4 April 2026 | 08:47 WIB
Ilustrasi makanan halal dan thayyib (ist)
Ilustrasi makanan halal dan thayyib (ist)

RADAR KUDUS – Kesehatan tubuh bukan sekadar kebutuhan jasmani, tetapi juga bagian dari ibadah seorang muslim.

Tubuh yang sehat memungkinkan kita menjalani aktivitas sehari-hari, menunaikan ibadah dengan optimal, dan memelihara rasa syukur atas nikmat Allah SWT.

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW: “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah” (HR. Muslim).

Menjaga tubuh agar tetap prima berarti menjaga amanah dari Allah, sekaligus perlindungan dari berbagai penyakit, termasuk virus yang mengancam kesehatan masyarakat.

Menjaga Tubuh dengan Cara Islami

Kesehatan dapat dijaga melalui beberapa cara yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan diajarkan dalam Al-Qur’an:

Pertama, kebersihan.  Allah SWT berfirman: “Dan pakaianmu bersihkanlah dan perbuatan dosa tinggalkanlah” (QS. Al-Muddatsir: 4-5).

Bersih tidak hanya fisik, tetapi juga mencakup kebersihan mulut dan gigi. Rasulullah SAW rutin bersiwak setiap pagi untuk menjaga kebersihan mulut.

Kedua, olahraga dan ativitas fisik. Aktivitas fisik dianjurkan dalam Islam agar tubuh tetap sehat dan kuat.

Tubuh yang aktif mendukung metabolisme dan menjaga stamina agar ibadah tidak terganggu.

Ketiga, menjaga ketenangan jiwa. Hati yang tenang mencegah stres dan gangguan psikologis.

Mengingat Allah dan berdzikir membuat hati tenteram, yang berdampak positif pada kesehatan fisik maupun mental.

Makanan Halal dan Thoyyib: Wajib Bagi Muslim

Mengonsumsi makanan halal dan thoyyib merupakan kewajiban setiap muslim.

Halal berarti diperbolehkan secara syariat dari segi zat dan proses, sementara thoyyib berarti aman, baik, dan memberi manfaat bagi tubuh.

Allah SWT berfirman: “Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi…” (QS. Al-Baqarah: 168).

Selain itu, Allah SWT mengingatkan agar makan dan minum secukupnya tanpa berlebihan:

“…makan dan minumlah dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan…” (QS. Al-A’raf: 31).

Makanan yang haram harus dihindari, baik dari segi zatnya, seperti bangkai, babi, darah, hewan buas, maupun dari segi prosesnya, seperti diperoleh melalui cara curang atau korupsi.

Contoh Makanan Bergizi Menurut Al-Qur’an

1. Nasi dan Biji-bijian

Allah SWT berfirman: “…Kami tumbuhkan biji-bijian” (QS. Abasa: 27).

Biji-bijian seperti beras menjadi makanan pokok di Indonesia, sumber karbohidrat yang memberi energi bagi tubuh untuk beraktivitas.

Selain beras, gandum, jagung, dan jenis biji-bijian lain juga menyuplai energi, serat, dan nutrisi penting yang menunjang kesehatan.

2. Daging dan Ikan

Daging Hewan Ternak

Allah SWT berfirman: “Dan Dia telah menciptakan binatang ternak (unta, sapi, kerbau, domba, kambing) untuk kamu; padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai manfaat, dan sebagainya kamu makan” (QS. An-Nahl: 5).

Daging ternak merupakan sumber protein hewani yang kaya zat besi, fosfor, vitamin B, dan vitamin A yang terdapat pada hati. Nutrisi ini penting untuk pertumbuhan, daya tahan tubuh, dan energi harian.

Ikan

Allah SWT berfirman: “Dan Dialah yang menundukkan lautan (untukmu), agar kamu dapat memakan daripadanya daging yang segar (ikan)…” (QS. An-Nahl: 14).

Ikan menjadi sumber protein yang mudah dicerna, kaya vitamin A, B, dan kalsium, serta mengandung minyak sehat yang mendukung kesehatan tulang dan otak.

3. Sayur dan Buah

Kurma

Allah SWT berfirman: “Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman, zaitun, kurma, anggur, dan segala macam buah-buahan…” (QS. An-Nahl: 11).

Kurma memiliki gula alami, vitamin, mineral, dan kalori yang tinggi sehingga cocok sebagai sumber energi cepat, menjaga stamina, dan memperkuat tubuh.

Zaitun

Allah SWT berfirman: “Dan pohon kayu yang keluar dari Thursina (pohon zaitun), yang menghasilkan minyak…” (QS. Al-Mu’minun: 20).

Zaitun kaya lemak sehat, protein, vitamin, dan mineral, sementara minyaknya termasuk jenis minyak nabati terbaik yang menyehatkan jantung dan menjaga keseimbangan tubuh.

Pisang

Allah SWT berfirman: “Berada di antara pohon bidara yang tidak berduri dan pohon pisang yang bersusun-susun buahnya” (QS. Al-Waqi’ah: 28-29).

Pisang mengandung gula alami, mineral, vitamin, dan energi tinggi yang membantu tubuh tetap bertenaga sepanjang hari.

Anggur dan Sayuran

Allah SWT berfirman: “Anggur dan sayuran” (QS. Abasa: 28).

Anggur kaya glukosa yang mudah diserap tubuh, sementara sayuran menyediakan vitamin dan mineral yang esensial untuk menjaga imunitas dan kesehatan sel-sel tubuh.

4. Susu Hewan

Allah SWT berfirman: “Dan sesungguhnya pada binatang ternak terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu…” (QS. An-Nahl: 66).

Susu hewan mengandung protein berkualitas tinggi, vitamin A, B, D, mineral, dan asam amino yang penting untuk pertumbuhan, kekuatan tulang, dan daya tahan tubuh.

5. Air: Sumber Kehidupan

Selain makanan bergizi, tubuh membutuhkan air yang cukup.

Minum air yang halal, bersih, dan cukup setiap hari menjaga tubuh tetap segar, metabolisme berjalan lancar, dan fungsi organ tubuh optimal. 

Air juga menjadi media penting untuk menyerap nutrisi dari makanan.

Oleh karena itu, menjaga kesehatan dengan makanan bergizi, olahraga, kebersihan, dan ketenangan hati adalah bagian dari ibadah dan wujud rasa syukur kepada Allah SWT.

Mari mulai dari hal sederhana: memilih makanan halal dan thoyyib, mengonsumsi sayur, buah, daging, ikan, susu, serta minum cukup air.

Dengan tubuh sehat, ibadah lebih lancar, kehidupan lebih produktif, dan nikmat Allah SWT terasa semakin sempurna. (top)

Editor : Ali Mustofa
daging halal tubuh makanan ibadah