Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Jangan Lewatkan! Ini Jadwal, Niat, dan Keutamaan Dahsyat Puasa Tasua & Asyura 2025 yang Wajib Kamu Tahu!

Mahendra Aditya Restiawan • Jumat, 4 Juli 2025 | 16:07 WIB
ILUSTRASI PUASA
ILUSTRASI PUASA

RADAR KUDUS - Di tengah derasnya arus kehidupan modern yang penuh distraksi, bulan Muharram datang membawa udara segar bagi jiwa-jiwa yang ingin kembali bersih.

Sebagai bulan pertama dalam kalender Hijriah, Muharram menyimpan banyak keutamaan—dan dua hari di antaranya begitu istimewa: puasa Tasua (9 Muharram) dan puasa Asyura (10 Muharram).

Bagi umat Islam yang haus akan ampunan dan keberkahan, dua hari ini adalah peluang emas yang tak boleh disia-siakan.

Mengapa? Karena salah satunya disebut langsung oleh Rasulullah SAW sebagai penghapus dosa selama satu tahun ke belakang.

Kapan Puasa Tasua dan Asyura Dilaksanakan Tahun Ini?

Mengacu pada kalender Hijriah 1447 H dan penanggalan nasional Indonesia:

  • Puasa Tasua (9 Muharram): Sabtu, 5 Juli 2025

  • Puasa Asyura (10 Muharram): Minggu, 6 Juli 2025

Namun, perlu dicatat bahwa terdapat sedikit perbedaan penetapan tanggal di kalangan ormas Islam.

Misalnya, Muhammadiyah menetapkan 1 Muharram lebih awal, yakni Kamis, 26 Juni 2025. Maka, berdasarkan kalender Muhammadiyah:

  • Puasa Tasua: Jumat, 4 Juli 2025

  • Puasa Asyura: Sabtu, 5 Juli 2025

Perbedaan ini sah-sah saja karena berangkat dari metode rukyat dan hisab yang berbeda. Namun, yang utama adalah semangat menjalankan ibadah, bukan soal perbedaan tanggal.

Keutamaan Luar Biasa Puasa Tasua dan Asyura

Dalam sebuah hadis sahih riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa Asyura dapat menghapus dosa-dosa kecil selama setahun yang lalu.

Ini bukan sembarang keutamaan—ini amalan penghapus dosa instan yang tidak ditemukan di bulan lain, selain Ramadan.

Sementara puasa Tasua, meski tidak secara eksplisit disebutkan sebagai penghapus dosa, memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi.

Nabi Muhammad SAW sendiri bertekad akan melaksanakan puasa di tanggal 9 Muharram tahun berikutnya sebagai bentuk pembeda dengan kaum Yahudi yang hanya berpuasa di tanggal 10.

“Berpuasalah kalian pada hari Asyura dan bedakan diri kalian dari kaum Yahudi, berpuasalah sehari sebelum atau sesudahnya.”
(HR Ahmad)

Puasa Tasua adalah bentuk identitas keislaman yang kuat—bukan sekadar mengikuti, tapi juga menegaskan jati diri spiritual umat Islam.

Lafadz Niat Puasa Tasua dan Asyura

Meski niat bisa dilakukan dalam hati, mengucapkannya secara lisan bisa memperkuat kesadaran batin. Berikut adalah bacaan niat puasa Tasua dan Asyura dalam versi lengkap:

Niat Puasa Tasua (9 Muharram):

Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَّاسُوعَاءِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatit Tasu’a lillâhi ta’âlâ
Artinya: Saya berniat puasa sunah Tasua esok hari karena Allah Ta’ala.

Niat Puasa Asyura (10 Muharram):

Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُورَاءَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma ‘Âsyûrâ-a sunnatan lillâhi ta’âlâ
Artinya: Saya berniat puasa sunah Asyura karena Allah Ta’ala.

Kapan niat ini dibaca? Bisa dilakukan di malam hari atau pagi sebelum tergelincir matahari, asalkan belum makan dan minum.

Bukan Sekadar Ibadah, Tapi Momentum Pembersihan Diri

Mengapa dua hari ini begitu istimewa? Karena di tengah keterbatasan dan kelemahan manusia, Allah SWT menawarkan "diskon dosa" yang besar lewat puasa Asyura.

Dosa-dosa kecil yang sering tidak kita sadari—lupa salat tepat waktu, berprasangka, bicara yang tidak perlu—semua itu bisa terhapus dengan ibadah sederhana namun penuh makna.

Sedangkan Tasua memberi ruang untuk meneguhkan hati, bahwa Islam adalah agama dengan identitas jelas.

Kita tidak sekadar meniru, tetapi menegakkan kebenaran dengan cara yang santun dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.

Dua Hari Penentu, Mau Bersih dari Dosa atau Lewat Begitu Saja?

Setiap tahun, kita punya kesempatan untuk diampuni secara total lewat puasa Asyura. Namun tidak semua orang mengambil kesempatan itu.

Jangan sampai besok berlalu tanpa kita menyentuh keutamaannya. Jadikan Sabtu dan Minggu, 5–6 Juli 2025, sebagai hari penuh cahaya.

Persiapkan diri, mantapkan niat, dan jalani ibadah ini dengan sepenuh hati. Karena bisa jadi, inilah dua hari paling bermakna dalam setahun—bukan karena apa yang kita lakukan di luar, tapi karena apa yang dibersihkan di dalam diri kita.

Editor : Mahendra Aditya
#puasa Asyura 10 Muharam #10 muharram peristiwa penting #macam puasa asyura #amalan sunnah di bulan muharram #Kapan Puasa Asyura 2025 Dilaksanakan #sejarah islam bulan muharram #amalan puasa asyura #Puasa Asyura dan Tasua kapan #puasa asyura #Keistimewan Puasa Asyura #perang khaibar muharram #9 Muharram #doa puasa asyura #jadwal puasa muharram #Sejarah Puasa Asyura #Jadwal puasa Asyura #Niat Puasa Asyura Muharram #niat puasa asyura #apa itu puasa asyura