Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Niat Zakat Fitrah yang Benar untuk Diri Sendiri Maupun untuk Orang Lain

Redaksi • Rabu, 26 Maret 2025 | 22:49 WIB
Kegiatan pembagian zakat dari jajaran direksi dan seluruh karyawan RS Mitra Bangsa untuk masyarakat. (PEMBAGIAN ZAKAT FITRAH RS MITRA BANGSA PATI)
Kegiatan pembagian zakat dari jajaran direksi dan seluruh karyawan RS Mitra Bangsa untuk masyarakat. (PEMBAGIAN ZAKAT FITRAH RS MITRA BANGSA PATI)

RADAR KUDUS - Sebelum memasuki hari Idul Fitri, umat Islam diharuskan untuk membayar zakat fitrah sebagai upaya penyucian diri setelah menjalani ibadah di bulan Ramadhan.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar, Nabi Muhammad menyampaikan bahwa zakat fitrah yang harus dibayarkan adalah satu sha' kurma atau satu sha' gandum untuk setiap Muslim, tanpa memandang gender, usia, atau status sosial.

Beliau juga menekankan bahwa zakat ini sebaiknya didistribusikan sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri (HR Bukhari Muslim). Lebih dari sekadar kewajiban, zakat fitrah berfungsi sebagai sarana untuk menyucikan jiwa dan memperkuat rasa kepedulian sosial, terutama bagi mereka yang kurang mampu.

Dengan membayar zakat fitrah, umat Islam dapat berbagi kebahagiaan, sehingga semua orang dapat merasakan semangat persaudaraan saat merayakan Idul Fitri bersama.

Setiap Muslim yang hidup selama bulan Ramadhan dan memiliki kelebihan harta yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok pada hari dan malam Idul Fitri dituntut untuk membayar zakat fitrah. Jumlah yang wajib dibayarkan telah ditetapkan sebesar 2,5 kg beras atau makanan pokok lainnya yang setara per orang.

Para ulama, termasuk Shaikh Yusuf Qardhawi, menjelaskan bahwa zakat fitrah juga dapat diberikan dalam bentuk uang, yang nilainya setara dengan harga pasar satu sha' makanan pokok, seperti beras, kurma, atau gandum.

Ketika melaksanakan zakat fitrah, menetapkan niat dalam hati merupakan hal yang sangat penting. Selain itu, disarankan juga untuk mengucapkannya secara lisan agar maksud ibadah ini menjadi lebih jelas. Lafal niat tersebut dapat disesuaikan dengan penerima zakat, baik untuk diri sendiri, anggota keluarga, atau orang lain yang zakatnya dibayarkan atas nama mereka

 Lalu, bagaimana niat zakat fitrah yang benar sesuai tuntunan ulama?

Berikut Radar Kudus akan merangkum niat-niat zakat fitrah sesuai tuntunan para ulama:

Niat Zakat Fitrah:

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta’ala.”

 

Niat Zakat Fitrah untuk Istri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta’ala.”

 

Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku …. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta’ala.”

 

Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku…. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta’ala.”

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta’ala.”

 Baca Juga: Mau Dapat Pahala Berlipat? Ini Keutamaan Zakat Fitrah yang Jarang Diketahui!

Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (..…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk …. (sebutkan nama spesifik), fardu karena Allah Ta’ala.”

Seorang penerima zakat fitrah disunnahkan untuk mendoakan pemberi zakat dengan doa-doa yang baik. Doa tersebut boleh dilafalkan dalam bahasa apa pun. Berikut ini adalah contoh doa yang bisa diucapkan:

ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ

Artinya: “Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu.”

Dengan mengetahui niat zakat fitrah yang benar, semoga kita dapat menunaikan ibadah ini dengan baik sehingga kita bisa merayakan hari kemenangan. (Asri Kurniawati)

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki laki #niat zakat fitrah lengkap #niat zakat fitrah arab dan latin #cara zakat #niat zakat fitrah untuk anak laki-laki yang belum baligh #niat zakat fitrah untuk anak laki laki yang belum baligh #niat zakat fitrah diri sendiri #niat zakat fitrah #Niat Zakat Fitrah Diri Sendiri dan Keluarga #Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan #zakat fitrah #niat zakat fitrah dan doa zakat fitrah #lebaran 2025 #tata cara bayar zakat