Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Niat dan Tata Cara Sholat Lailatul Qadar, Salah Satu Upaya Terbaik Memohon Ampunan Kepada Allah SWT

Dzikrina Abdillah • Kamis, 4 April 2024 | 04:23 WIB
ILUSTRASI Sholat.
ILUSTRASI Sholat.

RADAR KUDUS - Sholat Lailatul Qadar adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam agama Islam.

Terutama pada malam-malam terakhir bulan Ramadan.

Malam Lailatul Qadar dianggap sebagai malam yang penuh berkah dan keutamaan, di mana pahala ibadah dilipatgandakan dan doa-doa dikabulkan.

Dalam surat Al-Qadr, Allah SWT menyatakan bahwa malam tersebut lebih baik daripada seribu bulan.

Oleh karena itu, beribadah di malam Lailatul Qadar memiliki nilai pahala yang sangat tinggi dan merupakan kesempatan emas untuk mendapatkan ampunan dan rahmat Allah SWT.2.

Salah satu amalan yang dianjurkan di malam Lailatul Qadar adalah melaksanakan sholat.

Sholat Lailatul QadarSholat Lailatul Qadar dilakukan pada malam-malam terakhir bulan Ramadan, khususnya pada malam ganjil di antara sepuluh malam terakhir.

Meskipun banyak yang menganggap malam Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-27 dari bulan Ramadan, namun tidak ada kepastian secara mutlak tentang kapan malam tersebut terjadi.

Oleh karena itu, disarankan untuk memperbanyak ibadah di malam-malam terakhir bulan Ramadan agar tidak melewatkan kesempatan mendapat Lailatul Qadar.

Niat dan Tata Cara Sholat Lailatul Qadar 

Cara Melakukan Sholat Lailatul Qadar dilakukan seperti sholat malam pada umumnya.

Namun dengan menambahkan doa-doa khusus yang disunnahkan. 

Berikut ini bacaan niat dan tata cara Pelaksanaan shalat sunah Lailatul Qadar dilansir dari NU Online.

Shalat sunnah lailatul qadar dilakukan sebanyak dua rakaat.

Waktu melakukan sholat Lailatul Qadar adalah mulai dari tanggal 21 Ramadhan sampai akhir Ramadhan dilaksanakan setelah shalat Isya atau boleh setelah shalat sunat taraweh.

Niat

أُصَلِّى سُنَّةً لَيْلَةُ الْقَدَرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan lailatul qadari rok'ataini (imaaman/makmuuman) lillaahi ta'ala.

1. Membaca Surat Al-Fatihah pada rakaat pertama

2. Membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 7 kali setelah Surat Al-Fatihah pada rakaat pertama

3. Membaca Surat Al-Fatihah pada rakaat kedua

4. Membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 7 kali setelah Surat Al-Fatihah pada rakaat kedua

 5. Setelah salam membaca istighfar sebanyak 70 kali

Berikut ini lafal istighfar setelah salam:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullāha wa atūbu ilayhi

Artinya: "Aku memohon ampunan Allah dan aku bertobat kepada-Nya."

Keutamaan Sholat Lailatul Qadar

Berdasarkan riwayat dalam kitab Durratun Nashihin, orang yang melakukan sholat sunnah lailatul qadar akan diampuni dan juga kedua orang tuanya ketika ia bangun dari duduknya.

Dalam riwayat tersebut dijelaskan bahwa Allah mengutus malaikat ke surga untuk menanam pohonan, membangun istana, dan menggali sungai di surga bagi orang yang melakukan sholat sunnah lailatul qadar. 

Adapun sholat pada malam lailatul qadar dapat dimungkinkan karena setiap orang akan melalui lailatul qadar yang terdapat pada salah satu malam di 10 akhir Ramadhan.

Hal ini seperti diyakini oleh mayoritas ulama Mazhab Syafi’i.

Sholat pada malam lailatul qadar bahkan dapat menjadi keharusan bila dinazarkan sebagaimana keterangan berikut:

لو نذر الصلاة ليلة القدر لزمه أن يصلي تلك الصلاة في جميع ليالي العشر لأجل الإبهام

Artinya, “Seandainya seseorang bernazar untuk melakukan shalat sunnah pada malam lailatul qadar, maka ia wajib menunaikan shalat tersebut setiap malam pada 10 terakhir Ramadhan karena samar (pada malam ke berapa lailatul qadar berada),”

Editor : Dzikrina Abdillah
#keutamaan #tata cara #10 hari terakhir #sholat #ramadan #niat #waktu #lailatul qadar