Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Bantah Isu 'Bisa Bayar Pasti Lolos', Rektor ITB Sebut Seleksi Mandiri Justru Punya Passing Grade Lebih Tinggi dari UTBK

Nabila Agustin • Minggu, 28 Juni 2026 | 19:31 WIB
Rapat Dengar Pendapat Panja Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Komisi X DPR RI bersama Rektor ITB (YouTube TVR Parlemen)
Rapat Dengar Pendapat Panja Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Komisi X DPR RI bersama Rektor ITB (YouTube TVR Parlemen)

 RADAR KUDUS – Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, menegaskan bahwa jalur mandiri di ITB yang kini dikenal sebagai Seleksi Siswa Unggul (SSU) tidak didasarkan pada kemampuan calon mahasiswa membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) maupun Iuran Pengembangan Institusi (IPI).

Penegasan tersebut disampaikan Tatacipta saat menghadiri rapat dengar pendapat Panitia Kerja (Panja) Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru bersama Komisi X DPR RI, Rabu (24/6/2026).

Menurut Tatacipta, proses seleksi jalur mandiri ITB sepenuhnya didasarkan pada capaian akademik dan hasil tes yang dimiliki calon mahasiswa.

"Yang menjadi basis penerimaan kita itu adalah nilai, bukan uang. Karena kita enggak minta misalnya, 'Kamu mau bayar berapa?' Kita enggak begitu caranya, tapi kita minta data akademik yang kita minta atau hasil tes akademik," ujar Tatacipta dalam rapat yang disiarkan melalui kanal YouTube TVR Parlemen.

Ia menjelaskan, ITB justru terus mengembangkan berbagai skema penerimaan untuk menjaring lebih banyak calon mahasiswa berprestasi dari berbagai bidang.

"Khusus tahun ini kita membuat beberapa jalur justru untuk menjaring lebih banyak lagi mahasiswa-mahasiswa yang berkualitas dengan model yang sekarang. Apa yang terjadi? Bahkan seleksi mandiri kami itu ternyata passing grade-nya jadi lebih tinggi daripada UTBK," katanya.

Tatacipta juga membantah anggapan bahwa jalur mandiri hanya diperuntukkan bagi calon mahasiswa dari kalangan ekonomi mampu, namun memiliki kemampuan akademik rendah.

"Kalau dibilang mandiri itu kemudian hanya untuk orang yang punya uang, tapi agak bodoh, ya enggak begitu. Kita melakukan seleksi sedemikian rupa supaya talenta terbaik bisa masuk," tegasnya.

Selain prestasi akademik, ITB tahun ini juga memberi perhatian terhadap calon mahasiswa yang memiliki prestasi nonakademik, seperti alumni olimpiade, atlet, seniman, hingga siswa berprestasi di bidang keagamaan.

Sementara itu, jalur mandiri ITB yang masih dibuka saat ini adalah International Undergraduate Program (IUP) Batch 3. Pendaftaran jalur tersebut berlangsung hingga 1 Juli 2026.

Calon peserta IUP diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain merupakan lulusan SMA/sederajat maksimal tiga tahun terakhir, berusia maksimal 22 tahun per 1 Agustus 2026, memiliki nilai akademik semester 1 hingga 5, serta menyertakan hasil tes akademik dan kemampuan bahasa Inggris sesuai ketentuan yang berlaku.



Editor : Mahendra Aditya
#seleksi siswa unggul #Iuran Pengembangan Institusi #itb #penerimaan mahasiswa baru