Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mahasiswa Prodi DKV Unisnu Pamerkan 32 Karya Ilustrasi dalam Satwulan 

F
Penulis: Fikri Thoharudin❯
KREASI: Para pengunjung tengah menikik setiap stand mahasiswa yang ikut berpameran. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)
KREASI: Para pengunjung tengah menikik setiap stand mahasiswa yang ikut berpameran. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)

Advertisement

JEPARA — Mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara, kembali unjuk karya. Menggelar pameran Satwulan. 

Sebanyak 32 karya tugas akhir dipamerkan dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Senin (29/6) hingga Rabu (1/7), di halaman Fakultas Komunikasi dan Desain (FKD) Unisnu Jepara.

Pameran ini, menjadi puncak perjalanan akademik mahasiswa tingkat akhir DKV. 

Advertisement

Tak hanya menghadirkan karya ilustrasi, pengunjung juga disuguhkan beragam hasil perancangan seperti desain komunikasi visual, fotografi, videografi, game, aplikasi digital, hingga berbagai konsep promosi dan branding.

Rangkaian acara dikemas meriah. Hari pertama diisi dengan gelar karya, bazar UMKM, workshop DKV, live sketch, live music, dan street photography. 

Hari kedua dilanjutkan kirab seni serta sesi tinjauan karya, sedangkan hari terakhir ditutup dengan parade band dan inagurasi mahasiswa. 

Advertisement

Sejumlah penampilan spesial seperti musik keroncong, teater, dan pertunjukan musik turut memeriahkan pameran.

Ketua Program Studi DKV Unisnu Jepara, Tristan Alfian, mengatakan seluruh karya merupakan hasil perancangan dari 32 mahasiswa, yang masing-masing mengangkat satu judul proyek sebagai solusi atas persoalan nyata di masyarakat.

"Satwulan mengusung semangat berkarya melebihi batas. Ini ialah karya terakhir mahasiswa sebelum lulus, sehingga mereka kami dorong untuk melampaui batas kemampuan dirinya dalam berkarya," ujarnya, pada Selasa (30/6).

Menurut Tristan, karya-karya tersebut lahir melalui proses riset, analisis, hingga perancangan solusi. 

Advertisement

Artikel Terkait

Octofest 2026 Resmi Ditutup, Jepara Perkuat Eksistensi Sentra Seni Patung dan Ukir

Octofest 2026 Resmi Ditutup, Jepara Perkuat Eksistensi Sentra Seni Patung dan Ukir

OKTOFEST 2026 resmi ditutup di Sentra Industri Seni Patung dan Ukir Mulyoharjo, Jepara. Disperindag apresiasi partisipasi pelaku industri.

Unisnu Business Plan 2026 Sukses Dilaksanakan, Pusat Kewirausahaan Dorong Mahasiswa Kembangkan Inovasi

Unisnu Business Plan 2026 Sukses Dilaksanakan, Pusat Kewirausahaan Dorong Mahasiswa Kembangkan Inovasi

nisnu Business Plan 2026 sukses dilaksanakan dengan menghadirkan enam kelompok mahasiswa sebagai finalis dalam tahap presentasi. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Kewirausahaan Universitas Islam Nahdlatul Ulama (U

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer