Jakarta – Di tengah bergulirnya berbagai jalur seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) pada pertengahan tahun 2026 ini, reputasi global universitas menjadi informasi penting bagi para calon mahasiswa.
Salah satu acuan valid yang dapat digunakan untuk menakar kualitas institusi incaran adalah hasil rilis pemeringkatan dunia terbaru, QS World University Rankings (WUR) 2026.
Melansir laporan resmi pada laman QS Top Universities, terdapat lebih dari 1.500 perguruan tinggi yang tersebar di 100 negara lebih masuk ke dalam basis data pemeringkatan global ini.
Dari ribuan kampus dunia tersebut, Indonesia berhasil menempatkan 26 representasi kampus terbaiknya yang terdiri atas kombinasi sektor PTN dan PTS.
Daftar Peringkat Kampus Indonesia di QS WUR 2026
Posisi puncak klasemen universitas di Indonesia masih didominasi oleh deretan PTN legendaris, disusul oleh lompatan performa dari sejumlah PTS papan atas. Berikut adalah urutan lengkapnya:
-
Universitas Indonesia (UI) – Peringkat Dunia: 189
-
Universitas Gadjah Mada (UGM) – Peringkat Dunia: 224
-
Institut Teknologi Bandung (ITB) – Peringkat Dunia: 255
-
Universitas Airlangga (Unair) – Peringkat Dunia: 287
-
IPB University – Peringkat Dunia: 399
-
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) – Peringkat Dunia: 509
-
Universitas Padjadjaran (Unpad) – Peringkat Dunia: 515
-
Universitas Diponegoro (Undip) – Peringkat Dunia: 624
-
Universitas Brawijaya (UB) – Peringkat Dunia: 680
-
Universitas Bina Nusantara (Binus University) – Peringkat Dunia: 851-900
-
Universitas Hasanuddin (Unhas) – Peringkat Dunia: 951-1.000
-
Telkom University – Peringkat Dunia: 1.001-1.200
-
Universitas Sebelas Maret (UNS) – Peringkat Dunia: 1.001-1.200
-
Universitas Sumatera Utara (USU) – Peringkat Dunia: 1.001-1.200
-
Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung – Peringkat Dunia: 1.201-1.400
-
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) – Peringkat Dunia: 1.201-1.400
-
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) – Peringkat Dunia: 1.201-1.400
-
Universitas Trisakti (Usakti) – Peringkat Dunia: 1.201-1.400
-
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) – Peringkat Dunia: 1.201-1.400
-
Universitas Katolik (Unika) Indonesia Atma Jaya – Peringkat Dunia: 1.400+
-
Universitas Negeri Padang (UNP) – Peringkat Dunia: 1.400+
-
Universitas Negeri Malang (UMM) – Peringkat Dunia: 1.400+
-
Universitas Syiah Kuala (USK) – Peringkat Dunia: 1.400+
-
Universitas Andalas (Unand) – Peringkat Dunia: 1.400+
-
Universitas Islam Indonesia (UII) – Peringkat Dunia: 1.400+
-
Universitas Kristen Petra – Peringkat Dunia: 1.400+
Formula Indikator Penilaian QS WUR 2026
Proses penentuan peringkat dunia ini didasarkan pada kalkulasi akumulatif dari lima rumpun kelompok indikator utama yang merepresentasikan performa menyeluruh universitas, meliputi:
-
Riset dan Temuan (Bobot 50%): Mengukur volume dan kualitas penelitian. Komponennya ditopang oleh Reputasi Akademik lewat nominasi survei para ahli (30%) serta jumlah Kutipan (Citation) per Staf Akademik di jurnal ilmiah (20%).
-
Potensi Tenaga Kerja dan Hasilnya (Bobot 20%): Menakar kesiapan lulusan di dunia kerja industri. Dinilai dari Reputasi Menurut Pemberi Kerja/User (15%) serta tingkat keberhasilan karier alumni atau Employment Outcomes (5%).
-
Pengalaman Belajar (Bobot 10%): Fokus pada pemenuhan rasio ideal kuantitas staf pengajar akademik berbanding jumlah mahasiswa (Faculty Student Ratio) demi kenyamanan lingkungan edukasi.
-
Keterlibatan Global (Bobot 15%): Melihat diversifikasi jaringan internasional. Diukur dari Rasio Staf Pengajar Internasional (5%), Jejaring Riset Internasional berupa kolaborasi penulisan artikel ilmiah lintas negara (5%), dan Rasio Mahasiswa Internasional (5%).
-
Keberlanjutan/Sustainability (Bobot 5%): Menilai kontribusi nyata tata kelola internal kampus serta riset akademis dalam mendukung pemenuhan 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB.
Bagi masyarakat maupun calon mahasiswa yang ingin meninjau penjabaran skor spesifik secara lebih terperinci per masing-masing indikator di atas, data lengkapnya dapat diakses secara terbuka melalui platform digital resmi QS Top Universities.
Editor : Iwan Arfianto