RADAR KUDUS - Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 menjadi momentum krusial bagi para siswa menengah atas untuk memperebutkan kursi di Universitas Diponegoro (Undip).
Mengandalkan rekam jejak akademik selama lima semester, jalur ini menempatkan konsistensi nilai rapor sebagai variabel utama dalam menentukan kelulusan calon mahasiswa.
Merujuk pada mekanisme resmi PMB Undip, terdapat dua komponen penilaian utama yang wajib dipahami pendaftar.
Baca Juga: SNBP 2026 UGM: Daya Tampung dan Acuan Daftar, Ada Jurusan yang Sepi Peminat
Pertama, rerata nilai rapor seluruh mata pelajaran dengan bobot minimal 50 persen. Kedua, sisanya diisi oleh nilai mata pelajaran pendukung prodi, portofolio, serta prestasi tambahan lainnya.
Keketatan Persaingan: Kedokteran dan Informatika Masih Tertinggi
Berdasarkan tren seleksi tahun 2025, muncul prakiraan rata-rata nilai rapor yang dapat dijadikan acuan awal bagi para pelamar SNBP 2026.
Data menunjukkan bahwa rumpun kesehatan dan teknologi informasi masih menjadi prodi dengan keketatan nilai tertinggi.
Berikut adalah rincian prediksi nilai rapor berdasarkan rumpun program studi:
1. Klaster Kesehatan dan Sains (S1)
Program studi Kedokteran memimpin dengan prediksi nilai tertinggi mencapai 94,81, disusul oleh Informatika yang menembus angka 92,66.
-
Keperawatan: 91,73
-
Kesehatan Masyarakat: 91,58
-
Farmasi: 90,20
-
Gizi & Teknologi Pangan: 90,11
-
Statistika: 88,91
-
Matematika & Kimia: ±86,00
2. Klaster Sosial, Hukum, dan Ekonomi (S1)
Pada rumpun humaniora, prodi Hukum mencatatkan prediksi nilai tertinggi di angka 92,00, diikuti oleh Manajemen dan Psikologi.
-
Manajemen: 91,84
-
Psikologi: 91,81
-
Akuntansi: 91,30
-
Administrasi Bisnis: 91,23
-
Ilmu Komunikasi: 91,12
-
Hubungan Internasional: 90,08
3. Klaster Teknik dan Lingkungan (S1)
Bidang rekayasa menunjukkan tren nilai yang cukup kompetitif, terutama pada prodi konvensional:
-
Teknik Industri: 91,04
-
Teknik Sipil: 90,18
-
Teknik Kimia & Geologi: ±88,90
-
Teknik Elektro & Mesin: ±89,30
-
Arsitektur: 89,22
4. Jalur Sarjana Terapan (D4)
Untuk program vokasi, Akuntansi Perpajakan menjadi yang terdepan dengan prediksi nilai 89,60, diikuti oleh manajemen logistik.
-
Manajemen Logistik: 88,25
-
Teknik Infrastruktur Sipil: 87,36
-
Informasi dan Humas: 86,64
Membaca Peluang: Batang dan Rembang
Bagi siswa yang mencari peluang dengan rasio nilai yang lebih longgar, program studi di kampus luar domisili utama (Kampus Batang dan Rembang) dapat menjadi pilihan strategis. Prodi Agribisnis Kampus Batang memiliki prediksi nilai di angka 84,50, sementara Administrasi Publik Kampus Rembang berada di kisaran 84,99. (*)
Editor : Mahendra Aditya