RADAR KUDUS - Tanggal 26 Januari diperingati sebagai Hari Pendidikan Lingkungan Internasional atau disebut juga dengan World Environmental Education Day.
Peringatan Hari Pendidikan Lingkungan Internasional ini sangat berkaitan erat dengan upaya menemukan solusi terkait persoalan lingkungan, khususnya lingkungan di tempat kita sekarang ini.
Seperti apa itu hari Pendidikan Lingkungan Internasional? Inilah sejarah dibalik perayaannya.
Dilansir dari situs National Today, awal mula dari sejarah Hari Pendidikan Lingkungan Internasional adalah pada sekitar bulan Juni tahun 1972, ketika saat itu terdapat konferensi di Stockholm, Swedia bertemakan 'Human Environment' oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Dalam konferensi tersebut, dibahas mengenai prinsip-prinsip serta standar umum tertentu yang wajib untuk diikuti supaya kita dapat membantu melestarikan dan juga melakukan perbaikan terhadap lingkungan hidup.
Selanjutnya di sekitar tahun 1975, ada banyak negara, lebih dari 150 negara, ikut serta dalam lokakarya internasional atau seminar internasional tentang lingkungan, yang diselenggarakan di Beograd.
Lalu, dihasilkanlah "Piagam Beograd" yang berisi hal-hal terkait tuntutan penting pendidikan lingkungan.
Sampai saat ini, setiap tanggal 26 Januari diperingati sebagai Hari Pendidikan Lingkungan Internasional, sejak acara konferensi pertama Hari Pendidikan Lingkungan Internasional.
Dikutip dari situs World Wide Fund for Nature (WWF), peringatan ini ditujukan untuk hal pendidikan yang memungkinkan setiap orang dapat mengeksplorasi, identifikasi, dan juga turut serta menyelesaikan berbagai masalah lingkungan.
Pendidikan menjaga lingkungan diharapkan dapat menciptakan warga negara yang memiliki kesadaran akan lingkungan, aktif, serta berkomitmen menjaga kelestarian dan juga kesehatan alam.
Pendidikan lingkungan hidup tentu sangatlah penting. Kesadaran akan lingkungan amat penting untuk ditanamkan sejak dini.
Ada banyak cara untuk memperingati Hari Pendidikan Lingkungan Hidup Internasional.
Beberapa diantaranya yaitu dapat mulai dari hal-hal kecil dan sederhana terlebih dahulu.
Misalnya, melakukan tindakan-tindakan kecil yang ramah lingkungan, mewaspadai perubahan iklim, serta bergabung dengan acara terkait melestarikan lingkungan.
Jadi, itulah sekilas sejarah Hari Pendidikan Lingkungan Internasional.
Editor : Ali Mustofa