Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Rasa Lelah yang Disukai Allah

Ali Mustofa • Jumat, 16 Juli 2021 | 06:23 WIB
Edi Supriadi, S.Pd.I,; Guru SDN 1 Bedingin, Todanan, Blora. (ISTIMEWA FOR RADAR KUDUS)
Edi Supriadi, S.Pd.I,; Guru SDN 1 Bedingin, Todanan, Blora. (ISTIMEWA FOR RADAR KUDUS)
LELAH merupakan kondisi tubuh karena kekurangan energi. Penyebab rasa lelah ini beragam. Seperti aktivitas berlebihan, kurangnya waktu istirahat, stres, dan lain-lain. Berikut ini ada delapan rasa lelah yang disukai Allah menurut Alquran.

Pertama, lelahnya orang yang mencari nafkah untuk keluarganya. Dalam  Quran Surat (QS) Al-Jumu’ah ayat 10 Allah Berfirman : “Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung,”.

Kedua, lelahnya orang yang berjihad di jalan Allah. “Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar”.   ( QS. At-Taubah ayat 111 )

Ketiga, lelahnya orang yang berdakwah dan menyeru pada kebaikan. “Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: "Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?" ( QS. Fussilat ayat 33)

Keempat, lelahnya orang yang belajar dan menuntut ilmu. “Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al Kitab, hikmah dan kenabian, lalu dia berkata kepada manusia: "Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah". Akan tetapi (dia berkata): "Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, karena kamu selalu mengajarkan Al Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya”. ( QS. Ali Imron 79)

Kelima,  lelahnya orang yang mengurus keluarga. “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (QS. At-Tahrim ayat 6 )

Keenam, lelahnya orang yang beribadah dan beramal sholeh. ( Qs. Ali- Imron ayat 79 )

Ketujuh, Lelahnya orang yang mengandung,melahirkan dan menyusui. “Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu,” ( QS. Lukman ayat 14 )

Kedelapan, lelahnya orang yang kesusahan dan sakit. “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar”. ( QS. Al-Baqoroh ayat 155 )

Itulah delapan rasa lelah yang diridai oleh Allah. Rasa lelah pasti dirasakan oleh setiap orang dalam hidup ini. Tetapi dengan kasih sayangnya, Allah akan membalasnya dengan pahala yang besar. Semoga lelah kita selalu lillah ( karena Allah ). Aamiin. Editor : Ali Mustofa
#guru menulis #disukai allah #edi supriadi #rasa lelah #pendidikan