Kebakaran Hebat di Pasar Kayen Pati, Lima Kios Hangus, Ini Dugaan Penyebabnya

Ali Mustofa • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 15:25 WIB
HANGUS: Ruko di Pasar Kayen terbakar tadi malam. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)
HANGUS: Ruko di Pasar Kayen terbakar tadi malam. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)

PATI – Kebakaran menghanguskan lima kios di kawasan Pasar Kayen, Kabupaten Pati, Senin (7/9/2026) sore.

Kobaran api diduga bermula dari korsleting listrik pada bagian saklar salah satu kios sebelum kemudian dengan cepat merembet ke bangunan di sekitarnya.

Material bangunan kios yang mayoritas mudah terbakar membuat api sulit dikendalikan pada awal kejadian.

Dalam waktu singkat, kobaran api menjalar ke sejumlah kios yang berada di sisi barat dan timur.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Namun, kebakaran mengakibatkan kerusakan pada lima kios dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp90 juta.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Pati, Dwi Prasetyo, mengatakan kejadian tersebut diketahui sekitar pukul 17.00 WIB.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh Hj. Marsini, 63, dan Bintang Wahyu Nugroho, 23, warga Desa Sundoluhur, Kecamatan Kayen.

Keduanya saat itu baru saja selesai menjalankan salat Ashar di kios buah milik mereka.

Tak lama kemudian, terdengar suara letusan dari dalam kios. Sumber suara tersebut diduga berasal dari bagian saklar listrik.

“Setelah selesai salat Ashar, keduanya mendengar letusan di kiosnya. Letusan tersebut berasal dari saklar listrik yang diduga mengalami korsleting,” ujar Dwi.

Setelah suara letusan terdengar, percikan api mulai muncul dari sekitar saklar. Api kemudian menyambar tumpukan plastik yang berada tidak jauh dari titik tersebut.

Kobaran api dengan cepat membesar. Dinding kios yang sebagian besar menggunakan papan kayu membuat api semakin mudah menjalar.

Dalam kondisi tersebut, api kemudian merambat ke kios lain yang berada di bagian barat dan timur.

Warga yang melihat kobaran api semakin membesar segera berupaya meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.

Laporan mengenai kebakaran tersebut kemudian diterima Unit Pemadam Kebakaran Satpol PP Pati dan BPBD Kabupaten Pati.

Petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Sebanyak tiga armada dikerahkan, terdiri atas dua mobil pemadam kebakaran milik Damkar Pati dan satu armada dari BPBD Pati.

Sesampainya di lokasi, petugas gabungan langsung melakukan penyemprotan untuk memadamkan api.

Personel TNI dan Polri turut membantu proses pemadaman sekaligus mengantisipasi agar kobaran tidak meluas ke bangunan pasar lainnya.

Petugas harus bekerja cepat mengingat konstruksi sejumlah kios didominasi bahan yang mudah terbakar.

Fokus utama tidak hanya memadamkan titik api, tetapi juga memutus potensi perambatan ke bangunan di sekitarnya.

Setelah kurang lebih satu jam dilakukan penanganan, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan. Sekitar pukul 18.00 WIB, api dinyatakan sudah padam.

Dwi memastikan tidak ada warga maupun petugas yang menjadi korban dalam kejadian tersebut.

Meski demikian, lima kios mengalami kerusakan akibat kebakaran. Sebagian besar bangunan kios bahkan hangus dilalap api.

“Atas kejadian kebakaran ini ada lima kios yang terbakar dan mengalami kerugian total Rp90 juta,” ungkap Dwi. (adr)

Editor : Ali Mustofa
pasar kayen pati saklar listrik kobaran api korban jiwa korsleting listrik