Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Banjir Rob Terparah Kembali Terjang Tayu Pati, Air Capai 1 Meter Rendam Puluhan Rumah

Ali Mustofa • Jumat, 17 Juli 2026 | 09:56 WIB
TERENDAM: Salah satu rumah warga Desa Tunggulsari, Tayu, Pati, kebanjiran rob kemarin. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)
TERENDAM: Salah satu rumah warga Desa Tunggulsari, Tayu, Pati, kebanjiran rob kemarin. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)

PATI – Banjir rob kembali merendam permukiman warga di Desa Tunggulsari, Tayu, kemarin.

Setelah sempat surut selama lebih dari sepekan, air laut pasang kembali menggenangi kawasan pesisir tersebut.

Kondisi kali ini, disebut sebagai banjir rob terparah dalam beberapa bulan ter akhir. Dengan ketinggian air mencapai satu meter di sejumlah titik.

Genangan air yang merendam jalan desa hingga rumah warga menyebabkan aktivitas masyarakat lumpuh. Sebagian warga terpaksa menerobos banjir untuk beraktivitas.

Sementara lainnya menggunakan perahu karet sebagai sarana transportasi.

Kepala Desa Tunggulsari Setyo Wahyudi mengatakan, banjir rob kembali meninggi karena air laut pasang.

Sementara tanggul yang jebol hingga kini belum berhasil diperbaiki. 

Akibatnya, air laut terus masuk ke kawasan permukiman dan tambak warga.

“Banjir kali ini yang paling parah. Ketinggian air di titik terdalam mencapai sekitar 1 meter. Sedangkan di lokasi lain berkisar antara 30 sentimeter,” ujarnya.

Menurut Setyo, sedikitnya 55 kepala keluarga (KK) atau sekitar 134 jiwa terdampak banjir rob.

Rumah-rumah warga terendam dan sebagian besar aktivitas masyarakat terhenti akibat tingginya genangan air.

Pemerintah Desa Tunggulsari terus melakukan patroli keliling untuk mengingatkan warga.

Terutama kelompok rentan, seperti lansia dan anak-anak, agar segera mengungsi ke balai desa yang telah disiapkan sebagai lokasi pengungsian.

Selain melakukan pemantauan, pemerintah desa juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas, jika banjir rob terus berlangsung. (adr/lin)

Editor : Ali Mustofa
tanggul jebol kawasan pesisir pati banjir rob permukiman warga