Banyak yang Bertanya, Mengapa Final Piala Dunia 2026 Tak Digelar Malam Hari? Ternyata Ini Alasan FIFA

RADAR KUDUS – Partai final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua raksasa sepak bola dunia, Spanyol dan Argentina.
Selain duel bergengsi tersebut, jadwal pertandingan juga menarik perhatian karena kick-off dijadwalkan berlangsung pada pukul 15.00 waktu setempat di Amerika Serikat.
Banyak penggemar menganggap laga final Piala Dunia identik digelar pada malam hari.
Namun, berbeda dengan anggapan tersebut, final edisi 2026 justru dimainkan pada sore hari saat kondisi cuaca masih terang.
Dengan durasi pertandingan sekitar dua jam, laga diperkirakan berakhir sekitar pukul 17.00 waktu setempat, sementara matahari baru terbenam sekitar pukul 20.00 sehingga pertandingan berlangsung sepenuhnya di bawah cahaya matahari.
Keputusan itu bukan kali pertama diterapkan FIFA. Saat Meksiko menjadi tuan rumah Piala Dunia 1986, laga final digelar pukul 12.00 siang waktu setempat.
Begitu pula pada Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat yang memainkan partai puncak pada pukul 12.30 siang.
Sebaliknya, ketika turnamen berlangsung di Eropa, Afrika, Asia, maupun Timur Tengah, final umumnya dijadwalkan pada malam hari, seperti pada edisi Italia 1990, Prancis 1998, Jerman 2006, Afrika Selatan 2010, hingga Qatar 2022.
Penetapan jadwal sore hari di Amerika Serikat berkaitan erat dengan strategi penyiaran internasional.
Sebagai ajang olahraga yang disaksikan miliaran orang di seluruh dunia, FIFA harus menentukan waktu pertandingan yang dapat menjangkau sebanyak mungkin penonton dari berbagai zona waktu.



